PURWOKERTO.SUARA.COM, TEGAL - Bus nahas pengangkut rombongan wisatawan asal Tangerang Selatan dievakuasi pada Senin sore, 8 Mei 2023. Evakuasi baru bisa dilakukan sehari setelah kecelakaan karena membutuhkan crane untuk mengangkat badan bus dari dasar sungai Kaliawu, Bojong, Kabupaten Tegal.
Evakuasi harus menunggu crane yang didatangkan dari Purwokerto, Kabupaten Banyumas. Crane ini milik CV Bangun Redjo. Selain itu, Polres Tegal juga mendatangkan derek Taruna Jaya dari Slawi, Kabupaten Tegal.
Evakuasi memakan waktu empat jam, dari pukul 15.00 hingga 19.00 WIB. Polres Tegal membantu evakuasi busa dari Sungai Kaliawu, Rembul, Bojong, Kabupaten Tegal.
"Tujuan evakuasi antara lain, satu memberi kepercayaan kepada masyarakat bahwa polisi hadir dan memastikan penanganan kecelakaan dilakukan sesuai prosedur," kata Kapolres Tegal, AKBP Mochammad Sajarod Zakun.
Selain itu, evakuasi juga untuk memudahkan pemeriksaan terhadap barang bukti kecelakaan pada proses penyidikan lebih lanjut.
Saat ini bus dititipkan di penitipan barang bukti polres Tegal. Dengan demikian, evakuasi menjamin keamanan barang bukti kecelakaan.
33 Ambulans Kota Tangerang Selatan Jemput Korban
Sementara itu, puluhan penumpang bus yang dirawat di RSUD dr Seoselo dan Puskesmas dijemput Pemkot Tangerang Selatan, Senin 8 Mei 2023. Mereka akan dibawa ke RSUD Tangerang Selatan.
Pemkot mengerahkan 33 mobil ambulans untuk mengangkut pasien. Sementara penumpang yang luka ringan dijemput menggunakan bus.
Baca Juga: 4 Zodiak yang Bermimpi Membangun Rumah Sempurna untuk Orang Tuanya, Kamu Termasuk?
Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie langsung menjenguk para korban luka pada Minggu, 7 Mei 2023. Benyamin ke Puskesmas, berbincang dengan korban dan memberi dukungan moril.
Di antara puskesmas yang dikunjungi ialah puskesmas Bumijawa. Ia melihat langsung kondisi sekaligus menenangkan warganya yang menjadi korban kecelakaan Bus di Guci, Tegal. ***
Berita Terkait
-
Ada Apa Saja Di Wisata Guci Tegal, Ini Fasilitas Hingga Harga Tiket Masuk
-
Cerita Korban Kecelakaan Bus Peziarah Tangsel Masuk Jurang di Guci: Sopir Lagi Ngopi
-
Inilah 6 Destinasi Wisata Guci Tegal yang Asyik, Memukau, dan Menyejukkan
-
Bus Wisata Guci Meluncur dan Terbalik, Netizen Ramai Bicarakan Penyebabnya
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
-
Aksi Mahasiswa Dibatasi hingga UOB Plaza, Polda Metro Siagakan 9.242 Personel
-
Jelang Demo Mahasiswa Hari ini, 21 Orang Bawa Bom Molotov Ditangkap Polisi
Terkini
-
13 Terdakwa Little Aresha Akhirnya Disidang, Orang Tua Korban Desak 4 Pelaku Lain Diproses Hukum
-
Ketika Video Kekerasan Pelajar Kembali Viral, Siapa yang Sebenarnya Gagal Melindungi Mereka?
-
Dua Pria di Satu Atap: Mengurai Jarak dan Gengsi Antara Anak dan Ayah
-
Pendaki Asal Brebes Dilaporkan Jatuh ke Kawah Gunung Slamet saat Swafoto
-
Daftar HP Samsung yang Tak Lagi Dapat Security dan Android Update Tahun Ini
-
Rupiah Takluk Lawan Dolar AS Hari Ini di Level Rp17.844
-
"Paket Santet" Hadirkan Teror Lewat Kiriman Online dan Dendam Masa Lalu
-
Detik-detik Kapolsek dan Danramil Cicalengka Dipukuli Peserta Karnaval, Pelaku Ditangkap
-
Perpres Ojol Masuk Tahap Finalisasi, DPR dan Pemerintah Masih Berkoordinasi
-
56 Ribu Anak Sleman Diskrining Kesehatan: Hipertensi, Prediabetes hingga Depresi Berat Ditemukan