PURWOKERTO.SUARA.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan melakukan pelimpahan berkas perkara kasus dugaan suap dan gratifikasi proyek infratruktur di lingkungan Pemprov Papua dengan tersangka Gubernur nonaktif Papua Lukas Enembe (LE).
Kabag Pemberitaan KPK, Ali Fikri mengatakan berkas perkara penyidikan Lukas Enembe tersebur akan diserahkan kepada tim jaksa penuntut umum (JPU) pada hari ini, Jumat (12/5/2023).
"Setelah berkas perkara, baik syarat formil maupun materiilnya lengkap. Hari ini (12/5) diagendakan pelaksanaan penyerahan tersangka dan barang bukti dengan tersangka LE dari tim penyidik kepada jaksa KPK," ujar Ali dalam keterangannya dikutip PMJ News.
Sementara untuk kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU) Lukas Enembe, lanjut Ali, masih berjalan dalam tahap penyidikan KPK. Tim penyidik masih membutuhkan waktu merampungkan berkas TPPU tersebut.
Untuk diketahui, pelimpahan berkas perkara kasus suap ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) merupakan tahap penting dalam proses hukum di Indonesia.
Pelimpahan berkas perkara ini dilakukan oleh penyidik kepada JPU setelah penyidikan selesai dilakukan dan tersangka telah ditetapkan. Pelimpahan berkas perkara ini memiliki beberapa tahapan, yaitu:
1. Penyerahan berkas perkara oleh penyidik ke JPU
Setelah penyidikan selesai dilakukan dan tersangka telah ditetapkan, penyidik wajib menyerahkan berkas perkara kepada JPU. Berkas perkara ini berisi seluruh dokumen dan bukti yang dikumpulkan selama penyidikan dilakukan.
2. Pemeriksaan berkas oleh JPU
Baca Juga: Kebumen Jadi Tempat Uji Coba Alutsista TNI, Terkenal Sampai Perancis hingga Amerika
Setelah menerima berkas perkara, JPU akan melakukan pemeriksaan terhadap berkas tersebut untuk memastikan bahwa seluruh dokumen dan bukti yang diperlukan telah terkumpul dan lengkap.
3. Penyusunan surat dakwaan oleh JPU
Setelah melakukan pemeriksaan terhadap berkas perkara, JPU akan menyusun surat dakwaan. Surat dakwaan ini berisi tuduhan terhadap tersangka beserta bukti-bukti yang dimiliki untuk mendukung tuduhan tersebut.
4. Pemeriksaan surat dakwaan oleh hakim
Setelah surat dakwaan disusun, JPU akan mengajukan surat dakwaan tersebut ke pengadilan. Hakim akan melakukan pemeriksaan terhadap surat dakwaan dan memutuskan apakah kasus tersebut layak untuk disidangkan atau tidak.
5. Sidang
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
Bocah 10 Tahun di Ngada Bunuh Diri, Menteri PPPA Sentil Kerapuhan Sistem Perlindungan Anak Daerah
-
Istana Buka Suara soal Siswa SD Akhiri Hidup di NTT
-
5 Lipstik Pinkish Brown Manis, Cocok untuk Semua Skin Tone
-
4 Rekomendasi Destinasi Wisata di Babakanmadang Bogor, Pas Buat Healing dan Bikin Hati Adem
-
Reaksi Eca Aura Kepergok Simpan Tabung Diduga Whip Pink, Panik?
-
Fakta-fakta Penemuan Bayi Laki-Laki di Kolong Meja Warung Gorengan di Lumajang
-
Momen Langka di Abu Dhabi, Kala Prananda Prabowo Jadi Fotografer Dadakan Megawati
-
IES 2026 Menjadi Ruang Dialog Ekonomi, Energi, dan Daya Saing Indonesia
-
Haris Rusly Moti: Strategi Multi-alignment, Manuver Cerdas Prabowo untuk Palestina Merdeka
-
Heboh Ardi Bakrie Komentari Postingan Erika Carlina, Omongan Nia Ramadhani Suami Genit Terbukti?