PURWOKERTO.SUARA.COM – Badan bulu tangkis dunia (Badminton World Federation/BWF) pada menyatakan telah melarang sementara trik spin serve terbaru di semua turnamen internasional.
Larangan itu berlaku hingga pertemuan tahunan BWF yang diadakan akhir bulan Mei 2023 nanti. Pada amandemen undang-undang olahraga menyatakan, bahwa server harus melepaskan kok tanpa menambahkan putaran.
Sebab BWF menemukan bahwa spin serve atau servis putaran tersebut sulit untuk dikembalikan atau bahkan sama sekali tidak bisa.
Melansir Antara, larangan sementara itu berlaku di semua turnamen internasional BWF, termasuk saat Piala Sudirman yang akan berlangsung Minggu (14/5/2023) dan Malaysia Masters 2023 di pekan berikutnya.
Untuk diketahui, servis tersebut pertama kali dicoba di Polandia Terbuka pada bulan Maret 2023 oleh pasangan Denmark, Rasmus Espersen/Marcus Rindshoj.
Di samping itu, Poul-Erik Hoyer Presiden BWF menyambut baik atas inovasi para pemain bulu tangkis untuk membuat trik-trik terbaru, namun ia menyatakan spin serve ini juga punya dampak negatif.
“BWF menyambut pemain untuk membuat inovasi dalam permainan kami (bulu tangkis) dan bereksperimen dengan teknik untuk membuat keungguluan yang lebih kompetitif di lapangan. Namun, kami telah menerima beberapa masukan dari komunitas bulu tangkis, termasuk Komisi Atlet BWF, yang menyatakan bahwa spin serve ini dapat berdampak negatif pada permainan,” jelasnya
Lebih lanjut, upaya apa pun untuk menggunakan spin serve sekarang akan dianggap sebagai pelanggaran.
“BWF juga ingin menghindari skenario di mana BWF Sudirman Cup Finals 2023 mendatang dan turnamen internasional lainnya dapat menjadi platform untuk menguji ‘spin servis’ baru dan pada akhirnya mengganggu kompetisi,” tambah Hoyer.***
Baca Juga: Pengguna iPhone Wajib Tahu, 7 Tips Ini Bisa Bikin Battery Health di Ponsel Kalian jadi Awet
Berita Terkait
-
Pemain Top Dunia yang Tergabung di Grup D Piala Asia 2023, Akan Dihadapi Timnas Indonesia
-
Prediksi Susunan Pemain Timnas Indonesia U-22 vs Vietnam, Semifinal SEA Games
-
Datangkan Amunisi Baru, Rifky Suryawan Eks Winger PSS Sleman Resmi Gabung dengan PSIS Semarang
-
Pemain Timnas Indonesia U-22 yang Belum Tergantikan di SEA Games 2023
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan