PURWOKERTO.SUARA.COM, CILACAP - Kemajuan teknologi semakin tahun semakin maju perlu diikuti dengan kesiapan sumber daya manusia yang cakap dan cerdas. Namun semua itu butuh proses yang tidak gampang.
Apalagi di era kekinian, pengguna media sosial sudah menjamur di tengah masyarakat di berbagai kalangan tanpa mengenal usia, kelompok serta kultur dalam kehidupan bermasyarakat.
Untuk itu Kementrian Komunikasi dan Informatika menggelar acara gebyar budaya yang dibarengi dengan literasi digital yang dilaksanakan di Alun-alun Kota Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah pada Sabtu (13/5/23).
M Muzagi, pemateri pada literasi digital ini, menyampaikan pemaparan tentang manfaat kecanggihan teknologi saat ini.
"Kita lebih dipermudah dalam melakukan transaksi baik belanja, bayar pajak serta transaksi perbankan. Kita sudah dipermudah dengan sistem online namun semua itu kita juga harus waspada serta menjaga kerahasian data pribadi di jejak digital," katanya.
Selanjutnya Mariman Purba SH MH, dosen Universitas Bakri Jakarta menyampaikan, sistem digital saat ini bisa dimanfaatkan sebagai ladang bisnis.
"Teknologi digital bisa menjangkau ke seluruh dunia tanpa ada batasan tinggal kita punya keniatan dan kesemangatan dalam berdigital atau tidak," ujarnya.
Dari unsur pemerintahan hadir Hermawan Santoso, Kepala Desa Jenang, mengaku akan menerapkan sistem digital di tingkat pemerintah desa. Ia juga akan memberi pemahaman pada warga tentang akses digital dalam penyelenggaraan pemerintahan agar mudah diakses oleh warganya.
Fredy selaku panitia dari PT Sinar Multi Komunika, perusahaan pelaksana mandat dari Kementrian Komimfo menyampaikan pada awak media kegiatan sosialisasi ini diadakan selama dua hari.
Baca Juga: 5 Drama dan Film Sci Fi Korea Paling Out of The Box!
"Kegiatan ini mempuyai arah dan tujuan agar masyarakat lebih paham dalam penggunaan alat komunikasi digital serta lebih pahan akan transaksi uang melalui digital dan lebih bisa memanfaatkanya secara baik serta semakin cakap berdigital," ucapnya.
Selain pemaparan narasumber, acara ini juga diisi acara pengajian akbar dengan penceramah Kyai Abah Soleh, pengasuh Pondok Pesantren Metal dari Gandrungmangu.
"Ini sebagai siraman rohani dan penguatan batin di era kecanggihan teknologi bagi para pengunjung," tuturnya.***
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Cetak Gol Tendangan Roket ke Gawang Irak, Mbappe Selisih 3 Gol dari Messi
-
Lionel Scaloni Blak-blakan: Argentina Lolos ke 32 Besar, Tapi Masih Banyak PR
-
Cristiano Ronaldo Baru 8 Gol, Messi 18 Gol, Miroslav Klose: Selamat Champ!
-
Pelatih Paraguay Serang FIFA: Piala Dunia 2026 Hanya untuk Orang Kaya Esensi Hilang
-
Pengakuan Jujur Lionel Messi Usai Menyandang Top Skor Sepanjang Masa Piala Dunia
-
Argentina Hajar Austria: Lionel Messi 18 Gol Top Skor Sepanjang Masa Piala Dunia
-
Dari Persia Kuno! Isi Lengkap Surat Timnas Iran, Kirim Pesan Damai untuk Dunia
-
Kylian Mbappe: Jujur, Lionel Messi Pemain Terbaik Dunia
-
Ilmu Lagi Aje dari Gue! Viking Row Suporter Norwegia Berakar dari Konser Metal
-
Praktik Sihir di Piala Dunia: Dulu Cristiano Ronaldo Kini Harry Kane Jadi Target