PURWOKERTO.SUARA.COM, BANJARNEGARA – Galih Purwandaru, Kepala Desa Bawang Kecamatan Bawang Kabupaten Banjarnegara meraih 3 kategori penghargaan sekaligus pada ajang Paralegal Justice Award (PJA) dari Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) RI.
Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi Kemenkumham RI bagi para kepala desa/lurah se-Indonesia yang berprestasi dan memberikan pengabdian terbaiknya untuk masyarakat, bangsa, dan negara.
Tiga penghargaan disabet Galih Purwandaru meliputi : pertama, penghargaan kategori Non Litigation Peace Maker, kedua adalah penghargaan di Kategori Anubhawa sasana Desa Jagadhita, dan yang ketiga untuk Katagori Paralegal Justice Awards.
Kategori Non Litigation Peacemaker, diberikan kepada kades yang berperan sebagai hakim perdamaian desa atau juru damai yang bisa menyelesaikan masalah-masalah hukum yang timbul di desa (juru damai).
Sedangkan Anubhawa sasana Desa Jagadhita menilai kiprah kades dalam inovasi desa. Adapun Paralegal Justice Awards merupakan bentuk apresiasi bagi para kepala desa/lurah yang berprestasi dan memberikan pengabdian terbaiknya untuk masyarakat, bangsa, dan negara
“Alhamdulillah, berkat dukungan dari seluruh masyarakat Kabupaten Banjarnegara kami bisa mendapat penghargaan untuk tiga kategori tersebut. Tentunya kami sujud syukur dan mengucapkan terima kasih atas segala dukungannya,” ucap Galih, Minggu (3/6/2023).
Prestasi tersebut mendapat apresiasi dari Pj Bupati Banjarnegara, Tri Harso Widirahmanto SH. keberhasilan Kades Bawang ini dapat menjadi percontohan bagi desa-desa lain di Banjarnegara.
“Dari sini nyata sudah, bahwa kades juga memahami tentang regulasi yang baik. Sehingga pada kegiatan itu, Kades Bawang Saudara Galih malah mendapat 3 kategori sekaligus, dari ratusan kades se-Indonesia. Pasti ini sebuah kebanggaan,” terang Tri Harso di Pringgitan, sore ini.
Tri Harso berharap, Kades Bawang dapat menularkan ilmu yang diterima selama mengikuti PJA, dengan segala pengalaman mereka terkait paralegal dan regulasi tentang desa. Dengan sistem gethok-tular, ilmu yang dapat terus menyebar ke kades-kades dan perangkat desa lain, sehingga semua dapat memiliki komitmen bersama memajukan desa masing-masing.
Baca Juga: Lirik Sholawat Nariyah Lengkap Dengan Terjemahan dan Keutamaannya
“Kami berharap nantinya dengan pemahaman desa yang semakin bagus, akan membuat regulasi desa juga semakin baik. Sehingga semakin banyak regulasi di desa yang tepat untuk mengatur peningkatan potensi, dan masalah kemasyarakatan lainnya,” harap Tri Harso.
Paralegal Justice Award merupakan hasil kerjasama antara Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkum Ham), Mahkamah Agung (MA), serta didukung oleh Kementerian Desa Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Kades Bawang Galih Purwandaru, menjadi salah satu peserta ajang tersebut. Tercatat dari jumlah peserta sebanyak 765 orang yang mendaftar, sebanyak 565 peserta dinyatakan lulus seleksi administrasi dan berhak untuk melanjutkan ke tahap seleksi audisi. Dari seleksi audisi yang dinyatakan lulus sebanyak 206 Kepala Desa kepala desa dan 93 lurah yang tersebar di seluruh Indonesia.
Untuk sistem penilaian meliputi : pre test, post test, interview, dan dokumen-dokumen pendukung yang diupload.
Dari 5 kategori yang ada, Kades Bawang Galih Purwandaru berhasil menyabet 3 penghargaan, yang membawa nama harum Banjarnegara dan kebanggaan Jawa Tengah.
Tag
Berita Terkait
-
Karim Benzema Resmi Berpisah dengan Real Madrid, Striker Asal Prancis Itu Santer Dikaitkan dengan Klub Arab
-
Pentingnya Mencukupi Kebutuhan Serat Harian, Mulai untuk Pencernaan Hingga Penunjang Metabolisme Tubuh
-
Bawa Skuad Terbaik di Gelaran Singapura Open 2023, Timnas Bulutangkis Indonesai Targetkan Juara
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Mahasiswi Dibacok, DPR Desak Evaluasi Keamanan Kampus UIN Suska Riau
-
TNI Dikirim ke Gaza, Misi Damai atau Jebakan Perang Maut Lawan Hamas?
-
Shazam!: Ketika Kekuatan Dewa Bertemu dengan Jiwa Remaja yang Jenaka, Sahur Ini di Trans TV
-
Program Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Dibuka, Dapat Uang Saku hingga JKK-JKM
-
3 Cara Memakai Blush On agar Terlihat Muda dan Wajah Lebih Segar
-
4 OOTD Layering Ala Bae In Hyuk, Minimalis tapi Tetap Fashionable
-
Lawan Bayern Munich di 16 Besar, Atalanta Ogah Gemetar Hadapi Harry Kane Cs
-
The Legend of Tarzan: Kembalinya Sang Raja Rimba dan Isu Kolonialisme, Malam Ini di Trans TV
-
Kecewa Tak Ditemui Kapolri, BEM UI dan Aliansi Mahasiswa Ancam Gelar Aksi Lebih Besar
-
Hasil Drawing 16 Besar Liga Champions: Man City vs Real Madrid, Chelsea Tantang PSG