PURWOKERTO.SUARA.COM, BANYUMAS- Fakultas Teknik Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) membuka program studi baru untuk tingkatan Pasca Sarjana (S2).
Fakultas yang terletak di Desa Blater, Kecamatan Kalimanah itu sudah meluncurkan Program Studi Magister Teknik Sipil (MTS).
“Prodi Magister Teknis Sipil sudah kami buka sejak tahun 2022 dan kami mohon dukungan dan kerjasama dari Pemerintah Kabupaten Purbalingga,” ujar Kepala Program Studi (Kaprodi) MTS Unsoed Gandjar Pamudji
Menurut Gandjar, program studi MTS bisa menjadi sarana untuk meningkatkan sumber daya manusia Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Purbalingga.
“Kami sudah terakreditasi ‘Baik’ dan memenuhi syarat untuk diakui kompetensinya bagi yang ingin melanjutkan studi dengan tugas belajar,” imbuhnya.
Sebagai informasi, Prodi MTS Unsoed membuka 3 peminatan studi yaitu rekayasa struktur, rekayasa transportasi dan rekayasa sumberdaya air.
Lulusannya diharapkan akan mampu menjadi pengelola proyek infrastruktur dan praktisi di bidang jasa konstruksi yang mempunyai kemampuan manajerial dengan menerapkan aspek teknis, ekonomi, lingkungan, kesehatan, keamanan dan mempertimbangkan kearifan lokal.
Di situ Gandjar didampingi Kaprodi S1 Teknik Sipil Wahyu Widiyanto dan Widatmoko Herry Purnomo dari Kerjasama Fakultas Teknik Sipil Unsoed. Sementara, Bupati Dyah Hayuning Pratiwi diwakili oleh Staf Ahli Bidang Ekonomi Pembangunan Yani Sutrisno Udi Nugroho didampingi Kepala BKSDM, Kapala Bagian Hukum dan Kepala Bagian Prokopim.
Bupati Purbalingga, ujar Staf Ahli, tentu menyambut baik hal tersebut.
Baca Juga: Tergiur Gaji Rp 30 Juta Per Bulan, Puluhan Warga Kebumen Tertipu Ratusan Juta Rupiah
Pembukaan program studi baru di kampus yang terletak di Purbalingga tentu saja akan berdampak positif bagi Indeks Pembangunan Manusia (IPM).
“Kami mendukung penuh dan semoga ke depan banyak ASN yang bisa meningkatkan kemampuan SDM-nya dengan mengambil studi di Magister Teknik Sipil Unsoed,” ujarnya.
Selain mengenai pembukaan prodi MTS, Fakultas Teknik Unsoed menyampaikan komitmenya dalam peran serta pembangunan Purbalingga. Salah satunya dengan melakukan pelatihan pembuatan rancangan biaya pembangunan teknik sipil di desa-desa. (Irumacezza)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Ulasan Novel Negara Kelima, Menguak Konspirasi Gelap Kelompok Aparat Korup
-
Mengurai Inovasi Regulasi dan Dominasi Institusi di Balik "Rebound" Pasar Kripto Global
-
Tidar Jakarta Barat: Pelantikan Sudaryono Momentum Pembenahan Sistem MBG
-
Soroti 'Privilese' Eks Jampidsus, Legislator NasDem: Jangan Sampai Muncul Kesan Perlakuan Berbeda!
-
Kris Dayanti Sabet Juara 1 Kejurnas Wushu Kungfu 2026, Buktikan Usia Bukan Halangan
-
Film La La Land Rayakan Anniversary 10 Tahun, Poster Terbaru Jadi Sorotan
-
PB PMII: Febrie Adriansyah Cetak Sejarah Tersangka Tak Pakai Rompi Pink-Borgol
-
Toprak Razgatlioglu Masih Terpuruk sampai Paruh Musim MotoGP, Salah Jalan?
-
PMII Kritik Kejagung: Febrie Adriansyah Cetak Sejarah Jadi Tersangka Tanpa Rompi Pink dan Diborgol
-
Ferris Wheel at Night: Misteri Pembunuhan dan Wajah Kelam Kehidupan Elite