PURWOKERTO.SUARA.COM, PURBALINGGA- Sebagai bentuk penghargaan karena telah menjadi desa bebas dari kebiasan buang air besar sembarangan atau Open Defecation Free (ODF), masyarakat Desa Langkap Kecamatan Kertanegara, Kabupaten Purbalingga mendapatkan satu unit mobil ambulans siaga dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purbalingga.
Mobil ambulans siaga diserahkan secara simbolis oleh Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi saat kegiatan Gerakan Bersama Masyarakat (Gebrak) Gotong Royong di Lapangan Desa Langkap, Jumat (16/6/23). Selain menjadi Desa ODF, Desa Langkap juga termasuk dalam desa dengan imunisasi anak tertinggi.
“Desa Langkap ini prestasinya luar biasa, jadi Desa Langkap ini adalah desa yang mempelopori ODF termasuk juga imunisasi anaknya juga tertinggi,” kata Bupati Tiwi.
Dibawah kepemimpinan Kepala Desa Wahyu Wibowo, Desa Langkap juga berhasil menurunkan tingkat kemiskinan ekstrim. Ia mengucapkan terimakasih kepada Pemkab Purbalingga yang telah memberikan berbagai bantuan kepada masyarakat desanya.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Purbalingga khususnya Ibu Bupati yang telah memberikan kami fasilitas mobil ambulans siaga, RTLH yang jumlahnya sampai 11 rumah, beserta bantuan-bantuan yang lain dari dinas-dinas terkait untuk masyarakat Desa Langkap, yang insyaallah akan berguna buat masyarakat Desa Langkap,” ungkapnya.
Untuk diketahui masyarakat Desa langkap juga mendapatkan berbagai bantuan, diantaranya paket beras lele, paket sembako, kursi roda, hand sprayer, PMT ibu hamil, PMT balita, benih ikan, bibit tanaman, dan bantuan lainnya. (irumacezza)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai
-
Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat
-
Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura
-
Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026
-
Novel Haru-Biru, Dua Kisah Menyentuh tentang Cinta dan Pengorbanan
-
5 Foundation Stick 'Dupe' Dior yang Bikin Wajah Auto Mulus, Harga Mulai Rp40 Ribuan
-
5 Weton Paling Ditakuti Makhluk Halus Menurut Primbon Jawa
-
Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki
-
Tapir Mati Mengenaskan di Areal Perusahaan, Diduga Ditabrak Truk Besar
-
Prediksi Tunisia vs Jepang: Elang Kartago Krisis, Samurai Biru Mendominasi?