PURWOKERTO.SUARA.COM – Pernahkah anda mendengar kata Trombosit dan Demam Berdarah ?? dua kata tersebut ternyata sangat erat berkaitan.
Tahukah kamu? Ketika menderita demam berdarah dengue, tubuh mengalami penurunan trombosit secara drastis.
Kondisi menurunnya trombosit ini perlu segera ditangani karena dapat memicu terjadinya komplikasi serius, seperti perdarahan hebat dan sindrom syok dengue.
Kepala UDD PMI Banjarnegara dr. Syarah Mutia Dewi mengatakan, penyakit demam berdarah dengue atau DBD disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk aedes aegepty.
“Penyakit ini dapat menimbulkan gejala berupa demam tinggi, nyeri otot, sakit kepala, mual, dan muntah,” ujarnya.
Lebih jauh dia menjelaskan bahwa penderita DBD bila diperiksa laboratorium darah, biasanya ada penurunan jumlah sel darah putih (leukopenia) dan pada awal jumlah trombosit (trombositopenia) dan nilai hematokrit (kekentalan darah) sering kali masih dalam batas normal.
“Sebenarnya inilah yang dapat memicu terjadinya perdarahan, seperti mimisan, pendarahan di gusi, muntah, atau buang air besar berdarah,” lanjutnya.
Selain itu, penurunan jumlah trombosit saat DBD diduga terjadi karena trombosit dalam pembuluh darah mengalami kerusakan atau produksi trombosit dari sumsum tulang berkurang akibat infeksi virus dengue.
“Normalnya, jumlah trombosit dalam tubuh adalah 150.000–450.000 sel per mikroliter darah,” tegasnya.
Baca Juga: Berjarak 28 Km dari Kota Malang, Wisata Alam Ini Suguhkan Pemandangan yang Menakjubkan
Syarah menjelaskan, jika saat mengalami DBD, jumlah trombosit akan mengalami penurunan, bahkan kurang dari 100.000 sel per mikroliter.
Penurunan trombosit ini umumnya terjadi pada hari ke-4 setelah terinfeksi virus dengue dan akan terus mengalami penurunan hingga hari ke-6, dan biasanya akan naik secara perlahan pada hari selanjutnya.
“Kadar trombosit yang lebih rendah dari batas normal bisa meningkatkan risiko perdarahan, penderita DBD yang mengalami trombositopenia perlu melakukan tes darah secara rutin,” lanjut Syarah.
Pihaknya menjelaskan, hingga saat ini, tidak ada metode khusus untuk mengatasi trombositopenia dan menangani DBD.
Pengobatan umumnya dilakukan untuk meredakan gejala dan mencegah infeksi virus semakin memburuk.
“Anda masih bisa mengonsumsi berbagai makanan tinggi vitamin yang bisa membantu tubuh untuk menghasilkan dan mempertahankan trombosit dalam darah,” tuturnya.
Berita Terkait
-
Kepala Pusing Setelah Kehujanan, Perhatikan 6 Tips Ini untuk Mengatasinya
-
Kepala Pusing Setelah Makan Daging Kambing, Perhatikan Penyebab Ini yang Mungkin Terjadi
-
Daging Kambing Bukanlah Pemicu Tekanan Darah Tinggi, Peran Inilah yang Perlu Diwaspadai
-
Ibu-ibu Wajib Tahu, Kurangi Konsumsi Sodium untuk Keluarga Bermanfaat untuk Kesehatan
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
Terkini
-
Kehadiran Raffi Ahmad di TKP Kecelakaan KRL - Argo Bromo Anggrek Picu Tanda Tanya: Apa Hubungannya?
-
Oknum Hakim Terseret Kasus Daycare Little Aresha Yogyakarta, Diduga Masuk Struktur Yayasan
-
Kecelakaan Kereta Api di Bekasi, KAI Madiun Batalkan 2 Jadwal Keberangkatan
-
25 Perjalanan KA Jarak Jauh Dibatalkan Pasca Kecelakaan, Ini Daftar Lengkapnya
-
Cuaca Jateng Hari Ini: Semarang Berpotensi Hujan, Dibayangi Ancaman Kemarau Terkering 30 Tahun
-
Apa Jenis Bedak yang Cocok untuk Kondangan? Cek 5 Rekomendasi Produk Berikut
-
Bos BP BUMN Jamin Pemenuhan Seluruh Hak Korban Tabrakan Kereta Api
-
Petugas Gantian Potong Gerbong KRL, Ada 3 Penumpang Terjepit
-
Perjalanan Kereta di Stasiun Gambir dan Senen Dibatalkan Imbas Kecelakaan di Bekasi
-
Pertamina Dex Mahal, Harga Innova Diesel Sekarang Berapa?