PURWOKERTO.SUARA.COM – Berjarak 18,3 kilometer dari Alun-alun Pekalongan terdapat lapangan sepak bola yang mengesankan. Lokasinya beralamat di Desa Purwodadi, Kecamatan Sragi, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah.
Lapangan tersebut dibangun dengan standar internasional FIFA, dengan menggunakan jenis rumput Zoysia Japonica yang sering digunakan di lapangan-lapangan bertaraf internasional.
Salah satu keistimewaan dari lapangan ini adalah jenis rumputnya yang menggunakan Zoysia Japonica. Rumput ini memiliki tekstur yang halus dan memberikan kualitas yang sangat baik bagi permainan sepak bola.
Dikutip dari Kanal YouTube Essanisa Channel pada Minggu 02 Juli 2023 Kelembutan rumputnya membuat pemain dapat melakukan gerakan dengan lancar dan kontrol yang baik terhadap bola.
Selain itu, rumput Zoysia Japonica juga tahan terhadap berbagai kondisi cuaca dan tahan lama, sehingga lapangan dapat tetap terjaga kualitasnya dalam jangka waktu yang lama.
Pembangunan lapangan sepak bola ini tidak terlepas dari kerjasama antara pihak desa Purwodadi dan PT Harapan Jaya Lestarindo. Kerjasama tersebut mencakup pembangunan lapangan sepak bola dengan standar internasional serta pengelolaan dan pemeliharaannya.
Anggaran yang diperlukan untuk pembangunan lapangan ini mencapai Rp1,7 miliar, menunjukkan komitmen dan investasi yang besar untuk menghadirkan fasilitas olahraga berkualitas bagi masyarakat setempat.
Lapangan sepak bola di Desa Purwodadi tidak hanya menjadi tempat bermain bagi para pemain lokal, tetapi juga menjadi pusat kegiatan olahraga dan pertandingan sepak bola tingkat lokal maupun regional.
Lapangan ini menjadi sarana yang penting untuk mengembangkan bakat dan minat dalam olahraga sepak bola di daerah tersebut.
Selain itu, lapangan sepak bola ini juga memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar. Lapangan yang terawat dengan baik dan memiliki fasilitas yang memadai dapat menjadi tempat berkumpulnya masyarakat, baik untuk berolahraga maupun menyaksikan pertandingan sepak bola.
Hal ini memberikan ruang untuk membangun rasa persatuan dan kebersamaan di antara masyarakat setempat. Sebab dengan adanya lapangan sepak bola yang dibangun dengan standar internasional dan rumput Zoysia Japonica yang berkualitas.
Desa ini telah memiliki fasilitas olahraga yang memadai dan mampu menjadi pusat kegiatan olahraga dan pertandingan sepak bola. Lapangan ini menjadi aset berharga bagi masyarakat setempat dan membawa dampak positif bagi perkembangan olahraga di daerah tersebut.***
Berita Terkait
-
Cuma 5 Km dari Simpang Lima Semarang! Ada Stadion dengan Rumput Sintesis Berstandar FIFA dan Telan Biaya Rp16,8 Miliar : Bisa Tebak ?
-
88 Km dari Kota Semarang! Ada Stadion Bagus di Tengah Desa : Berstandar FIFA dan Telan Biaya Rp22 Miliar, Bisa Tebak?
-
Enam Persiapan yang Harus dikakukan Polri dan PSSI, Agar Liga 1 Berjalan dengan Aman
-
Piala Dunia U-17 Bakal Digelar November, Liga 1 Akankah Dihantikan ? Ini Kata Erick Thohir
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga