/
Sabtu, 08 Juli 2023 | 20:51 WIB
Puncak Gunung Prau Dieng (ilustrasi) (Unplash-Andri Hermawan)

PURWOKERTO.SUARA.COM, Dataran tinggi Dieng menjadi destinasi favorit wisatawan dari berbagai penjuru tanah air hingga mancanegara. 

Daya tarik kawasan ini sudah diakui. Banyak objek wisata alam maupun budaya yang menarik dikunjungi. 


Kesan saat berada di kawasan Dieng adalah hawa dingin hingga membuat tubuh menggigil. 


Berada di Dieng serasa berada di puncak gunung. Memang benar, kawasan wisata Dieng, khususnya Desa Dieng Kulon, Desa Dieng Wetan dan sekitarnya memiliki ketinggian di atas 2000 mdpl atau setara dengan puncak-puncak gunung pada umumnya. 


Bedanya, jika warga ingin mencapai puncak gunung-gunung lain, mereka harus berjalan mendaki berjam-jam. 


Yang dijumpai di sepanjang jalan hanya hutan belantara. Namun tidak dengan Dieng. 


Untuk mencapai ketinggian di atas 2000 mdpl Gunung api itu bisa menggunakan kendaraan tanpa harus capek berjalan kaki. 


Bahkan menariknya, kawasan setinggi itu justru padat pemukiman dan berkembang banyak desa. 


Pendapatan per kapita warga bahkan cukup tinggi karena majunya pariwisata dan pertanian kentang. 

Baca Juga: Berjarak 15 Km dari Alun-alun Banjarnegara, Gunung Api Purba Ini Masih Dihuni Harimau


Ini yang membuat desa-desa di kawasan Dieng cukup maju atau sejahtera masyarakatnya. 


Namun bukan tanpa konsekuensi tinggal di kawasan Dieng. Penduduk lokal harus bersahabat dengan dinginnya cuaca, bahkan terkadang minus 0 derajat celcius hingga membeku. 


Di antara desa tertinggi di kawasan Dieng, bahkan diklaim desa tertinggi di pulau Jawa adalah Desa Sembungan Kecamatan Kejajar Wonosobo. 


Desa ini berada di ketinggian sekitar 2300 mdpl. Otomatis wilayah ini sangat dingin. 
Kawasan ini juga kerap dilanda suhu beku hingga muncul fenomena embun es atau bun upas


Bukan hanya hawa dingin yang menggoda, desa ini juga memiliki pemandangan alam yang eksotis. 


Desa ini juga memiliki beberapa objek wisata alam yang memukau, di antaranya Bukit Sikunir dan Telaga Cebong

Load More