PURWOKERTO.SUARA.COM, BANJARNEGARA- Umumnya desa terpencil terbelakang dalam banyak hal, terutama dalam hal pembangunan atau perekonomian.
Desa terpencil biasanya kurang terperhatikan hingga pembangunan berjalan lamban.
Nyatanya kebijakan pembangunan kerap dirasakan tidak merata.
Namun tidak semua desa terpencil terpinggirkan masyarakatnya. Di Kabupaten Banjarnegara, desa terpencil yang lokasinya paling ujung atau di perbatasan dengan kabupaten lain justru bernasib mujur.
Ya itu lah Desa Dieng Kulon Kecamatan Batur Banjarnegara. Desa Dieng Kulon jauh dari kesan sebagai desa terpencil dan marjinal.
Sebaliknya, desa paling ujung Banjarnegara yang berbatasan dengan Kabupaten Wonosobo itu makmur.
Pembangunan desa itu lebih maju, bahkan dari desa yang berada di dekat kota sekalipun.
Kesejahteraan warganya terlihat dari deretan bangunan rumah yang rata-rata sudah permanen.
Desa itu dilintasi jalan provinsi yang sudah tentu terperhatikan pembangunannya.
Wajar saja desa itu maju. Di desa tersebut, objek wisata Dieng Zona 1 berada.
Jika bicara kawasan wisata Dieng, di sini lah pusatnya. Di desa ini, terdapat objek wisata Candi Arjuna, museum Kaliasa dan Kawah Sikidang yang selalu menyedot perhatian wisatawan.
Baca Juga: Kapal Terbalik Dihempas Ombak Laut Selatan Kebumen, 1 Nelayan Hilang
Juga objek wisata alam lain yang menakjubkan berada di wilayah itu. Termasuk wisata pendakian Gunung Prau via basecamp Desa Dieng Kulon.
Perekonomian warga terdongkrak dari sektor pariwisata. Dari pariwisata Dieng yang terkenal, warga bisa berjualan oleh-oleh khas Dieng, membuka warung makan, hingga bekerja di industri pariwisata seperti menjadi guide.
Tak hanya itu, banyak warga yang membuka homestay dengan tarif sekitar Rp 300 ribu permalam bahkan ada yang lebih.
Homestay warga selalu penuh terutama saat momen liburan.
Itu baru dari sektor pariwisata. Pundi-pundi ekonomi warga juga bersumber dari sektor pertanian yang menjanjikan.
Desa Dieng Kulon dan sekitarnya memiliki tanah yang subur. Kebanyakan lahan ditanami sayur kentang yang memiliki prospek menjanjikan.
Tag
Berita Terkait
-
Hanya 1,7 dari Alun-alun Salatiga, Pusat Perbelanjaan Ini Sering Tawarkan Diskon ke Pelanggannya: Cek Lokasinya di Sini
-
Apa Istimewanya Turnamen Antar Desa di Purbalingga hingga Disorot Askab PSSI?
-
Sekadar 19 Meter dari Alun-alun Kota Magelang, Pusat Perbelanjaan Ini Tawarkan Wisata Belanja yang Bikin Betah Anak: Ada Pusat Permainannya?
-
Cuma 11,1 Km dari Alun-alun Sukoharjo, Pusat Perbelanjaan Ini jadi yang Terbesar di Solo Raya: Luasnya Capai 32 ribu Mp!
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
Terkini
-
Pengiriman Pasukan Perdamaian Indonesia ke Gaza Ditunda, Prabowo Tegaskan Bukan untuk Lucuti Senjata
-
Cerita Warga Pilih Takbiran di Bundaran HI, Ogah Mudik Gegara Takut Ditanya Kapan Nikah
-
Ucapkan Selamat Idulfitri, Prabowo Subianto Ajak Masyarakat Pererat Persatuan
-
Raksasa Migas Italia Finalisasi Proyek Gas Strategis di Kaltim
-
Serius Go Global, Futsal Indonesia Bangun Koneksi di Spanyol
-
Arahan FIFA, AFC Resmi Hentikan Bidding Tuan Rumah Piala Asia yang Diikuti Indonesia
-
Potret Hangat Lebaran Presiden Prabowo: Makan Bareng Titiek Soeharto, Didit, dan Bobby Kertanegara
-
FIFA Pastikan ASEAN Cup akan Digelar pada September-Oktober 2026
-
Israel Blokir Akses Al Aqsa untuk Pertama Kali Sejak 1967, Ratusan Umat Muslim Gagal Salat Id
-
Nagita Slavina dan Raffi Ahmad Jadi Foster Family untuk Bayi Muhammad, Apa Bedanya dengan Adopsi?