PUWOKERTO.SUARA.COM – Berkunjung ke dataran tinggi Dieng belum lengkap rasanya jika tidak mencicipi minuman khas negeri kahyangan seribu dewa yakni Purwaceng.
Purwaceng atau sering disebut dengan purwoceng adalah tanaman yang berkhasiat dan tergolong sebagai tanaman obat.
Hebatnya…..tanaman Purwaceng hanya dapat tumbuh di dataran tinggi Dieng dan diketahui Purwaceng saat ini menjadi tanaman langka atau hampir punah.
Sebagai tanaman obat, Purwaceng termasuk dalam keluarga Aapiaceae dengan nama ilmiah Pimpinella pruatjan.
Selutuh bagian dari tanaman Purwaceng sebenarnya dapat dimanfaatkan sebagai obat atau ramuan, namun bagian yang paling sering digunakan adalah akarnya.
Akar Purwaceng dapat diolah menjadi bentuk bubuk dan dijadikan campuran minuman kopi atau susu.
Konon kabarnya, Purwaceng diklaim memiliki khasiat sama seperti tanaman ginseng dari negeri Korea.
Ginseng asa Korea dikenal memiliki rasa yang sedikit pedas, tak jauh beda dengan Purwaceng yang memiliki rasa justru lebih pedas.
Purwaceng sejak jaman raja-raja Jawa dahulu dikenal sebagai pendongkrak stamina dan pengobar gairah seksual.
Baca Juga: Banjarnegara Bersiaplah, Jenggawur Art Festival 2023 Siap Digelar, Berikut Rangkaian Acaranya
Maka tak heran, mitos dan cerita tersebut hingga saat ini terus dipercaya dan Purwaceng juga dikenal sebagai viagra tradisional.
Jika dilihat dari bentuk fisik tanaman, Purwaceng berupa semak kecil merambat di atas permukaan tanah seperti tumbuhan pegagan dan semanggi gunung.
Daunnya kecil-kecil berwarna hijau kemerahan dengan diameter 1-3 cm dan tanaman ini mirip dengan tanaman Pakis.
Tidak hanya berkhasiat sebagai obat yang dapat meningkatkan atau menambah stamina, Purwaceng juga berfungsi melancarkan peredaran darah, menghangatkan tubuh, saraf dan otot.
Selain itu Purwaceng juga diketahui dapat menghilangkan masuk angin dan pegal linu, melancarkan buang air kecil, menghilangkan rasa sakit, menurunkan panas, obat cacing, antibakteri serta anti kanker.
Untuk anda yang berkunjung ke dataran tinggi Dieng, tidak perlu repot untuk mencari tanaman ini dan merebusnya, karena Purwaceng hadir dijual dalam bentuk bubuk.
Berita Terkait
-
Jenggawur Art Festival 2023 Banjarnegara Bakal Digelar, Catat Tanggalnya
-
Sekitar Tiga Jam Dari Purwokerto, Curug Kasinoman Banjarnegara, Mudah Diakses Lewat Pantura
-
Mobil Angkutan Kota Ludes Terbakar di Jalur Banjarnegara Banyumas, Ini Penyebabnya
-
Rasakan Sensasi Merebus Telur Alami di Kawah Candradimuka Dieng Banjarnegara
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
Terkini
-
Taqabbalallahu Minna wa Minkum Artinya Apa? Banyak yang Salah, Ini Makna dan Jawaban Benarnya
-
Pramono Sebut Kebun Binatang Ragunan Bakal Tutup Saat Hari Pertama Lebaran, Buka Kembali Lusa
-
7 Jawaban Sopan Saat Ditanya 'Kapan Nikah' Saat Lebaran, Biar Nggak Canggung
-
Pramono Anung dan Bang Doel Bakal Salat Idul Fitri di Balai Kota, Khatib Diisi Maruf Amin
-
Klaim Angka Kecelakaan dan Fatalitas Turun, Kakorlantas: Mudik Aman, Keluarga Bahagia
-
Tantrum Harga Minyak Meroket, Trump Cap NATO Pengecut Karena Tak Mau Ikut Buka Selat Hormuz
-
Bingung Balas Ucapan Minal Aidin Wal Faizin? Ini 5 Jawaban Terbaik dan Penuh Makna
-
Prabowo Ucapkan Selamat Idulfitri 1447 H, Ajak Perkuat Persatuan dan Bangun Indonesia Lebih Kuat
-
Pertamina Kawal Pemudik Lalui Jalur Non-Tol Pantura
-
Puncak Mudik 2026 Terlewati, Polri: Naik 4,26 Persen dan Tetap Terkendali