PURWOKERTO.SUARA.COM, Grand Canyon di utara Arizona menyajikan panorama lembah tebing terjal yang sudah terkenal di seantero jagad.
Tak perlu menghabiskan banyak uang untuk pergi ke Amerika Serikat untuk menyaksikan pemandangan itu.
Di Indonesia, banyak tebing terjal dengan pemandangan menakjubkan layaknya Grand Canyon di Amerika.
Di antaranya ada di Desa Mrisi Kecamatan Tanggungharjo, Grobogan. Masyarakat menyebutnya White Canyon karena dianggap mirip dengan Grand Canyon alias Grand Canyonnya Indonesia.
White Canyon menyajikan pemandangan alam berupa tebing tinggi nan terjal.
Hanya berbeda dengan Grand Canyon yang terbentuk karena faktor alam. White Canyon di Grobogan terbentuk karena proses penambangan secara terus menerus.
Gunung atau bukit kapur yang tinggi menjulang kini telah berubah bentuk tak beraturan. Namun justru itu menciptakan pemandangan indah.
Tidak sembarang tebing, alam ini menyajikan pemandangan tebing bewarna putih keemasan yang terbentuk dari bebatuan kapur.
Pemandangan ini pun menarik wisatawan. Namun pengunjung yang akan ke lokasi ini perlu berhati-hati. Keselamatan adalah hal utama yang mesti dijaga.
Tebing-tebing White Canyon yang tegak bukanlah bentukan alami alam. Melainkan hasil penambangan.
Karena itu, tebing tersebut berpotensi longsor sehingga membahayakan orang di sekitarnya.
Disarankan jika mau berkunjung ke White Canyon pada sore hari untuk menghindari terik yang menyengat.
Selain itu, cahaya sore yang memantul ke tebing melahirkan pemandangan eksotis dengan paduan warna lanskap yang indah.
Ini momen terbaik untuk mengabadikan gambar melalui kamera. Untuk memasuki lokasi ini tidak dipungut biaya alias gratis.
Karena destinasi ini bukan tempat wisata yang sengaja dibuat untuk menarik wisatawan. Melainkan tempat penambangan yang masih aktif hingga sekarang.
Tag
Berita Terkait
-
Hanya 4,5 Km dari Alun-alun Kota Bogor, Pusat Perbelanjaan Ini Miliki Fasilitas Lengkap dan Arena Bermain Anak: Ada Taman yang Instagramable Juga?
-
Cuma 6,4 Km dari Silang Monas Jakarta Pusat, Pusat Perbelanjaan Sarat Sejarah Ini Kini Sepi Bak Kuburan: Kalah Bersaing dan Dampak Panjang Pandemi!
-
Berjarak 6,4 KM dari Kota Yogyakarta, Pusat Perbelanjaan Ini Mengusung Konsep Green Mall, Bisa untuk Nongkrong Hingga Meeting
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan