PURWOKERTO.SUARA.COM, KEBUMEN -Bupati Kebumen Arif Sugiyanto menegaskan biaya untuk acara ngunduh mantu dan pesta rakyat atas pernikahan putranya menggunakan uang pribadi.
Hal ini sekaligus membantah tudingan yang menyebut pesanan makanan ke pedagang menggunakan uang Camat.
"Itu tidak benar, Camat hanya mengkoordinir saja, pedagang-pedagang mana saja yang dipesan makanannya untuk pesta rakyat. Karena Camat yang tahu wilayah dan masyarakatnya. Pembiayaan dari bupati," ujar Bupati.
Bupati menyebut dalam pesta rakyat ini pihaknya ingin melibatkan para pedagang UMKM dan PKL dari semua kecamatan.
Agar semua bisa ikut meramaikan dari Sadang sampai Rowokele.
"Jadi yang bilang dibiayai Camat, itu tidak benar, bisa tanya langsung ke para Camat," ucapnya.
Bupati memastikan bahwa dalam acara ngunduh mantu ini, pihaknya tidak menerima hadiah atau sumbangan dalam bentuk apapun.
"Kalau ada yang tidak suka, ya biarkan saja," tukas Bupati.
Adanya pesta rakyat dalam rangka ngunduh mantu putra sulung Bupati Kebumen, Agantha Pratama Sugianto Samalangu yang menikah dengan Nurul Saraswati diklaim justru membawa berkah bagi masyarakat luas. Mereka merasa senang mendapat sajian aneka makanan dan hiburan gratis.
Baca Juga: Berjarak 5,3 KM dari alun-alun Tugu, Pusat Perbelajaan Ini Terbesar di Kota Malang
Terlebih para pedagang yang mendapat pesanan dari acara pesta rakyat tersebut . Mereka tampak senang, lantaran produk olahannya dipesan untuk menjadi menu sajian di pesta rakyat yang diadakan di depan halaman Setda Kebumen, Minggu (16/7).
"Rasanya tentu senang bisa ikut meramaikan pesta rakyat di acara ngunduh mantu kemarin. Kebetulan saya dapat pesanan untuk menyediakan nasi penggel di acara pesta rakyat dan ngunduh mantu, alhamdulillah,"ujar Ahmad pedagang nasi penggel di Gunungsari, Pejagoan saat ditemui di lokasi, Rabu (19/7).
Ahmad menuturkan, dirinya mendapat pesanan 100 porsi nasi penggel dan sayur penggel sebanyak lima panci ukuran besar untuk disediakan di acara ngunduh mantu.
"Alhamdulillah, bisa ikut meramaikan," terangnya menambahkan.
Hal yang sama juga dirasakan oleh Darwati, penjual nasi bakar di Desa Pejagoan. Wati sapaan akrabnya juga mendapat pesanan 100 porsi nasi bakar untuk disediakan di acara pesta rakyat. Ia bersyukur hari itu mendapat tambahan pesanan dari Bupati.
"Yang namannya dapat pesanan pasti senang, orang jualan kalau dibeli pasti senang, alhamdulillah acara ngunduh mantu sudah bikin banyak orang senang, pedagang-pedagang pada dapat orderan, bisa membawa kebahagian untuk orang lain," ujar Wati.
Berita Terkait
-
Berjarak 5,3 KM dari alun-alun Tugu, Pusat Perbelajaan Ini Terbesar di Kota Malang
-
Berjarak 5,4 KM dari Alun-alun Solo, Pusat Perbelanjaan Ini Selalu Ramai Pengunjung, Dekat dengan Stasiun
-
Berjarak 3,5 KM dari Alun-alun Surakarta, Pusat Perbelanjaan Ini Populer Di Masyarakat, Salah Satu yang Terbesar
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan
-
Terungkap Penyebab Kematian Dokter PPDS di RSUD Tengku Rafian Siak
-
Profil Direktur PO ALS yang Jadi Tersangka Kasus Kecelakaan Bus Tewaskan 19 Orang
-
Pertamina Marine Solutions Resmi Jalin Kerjasama dengan Perusahaan China, Ini Rinciannya
-
Tak Cukup Alim, Cak Imin Minta Santri Melek Literasi Keuangan Agar Tak Terjebak Judol dan Pinjol
-
Berdayakan Puluhan Kelompok Usaha, Klaster Unggulan BRI Sukses Dongkrak Potensi Peternak
-
Mahkamah Konstitusi 'Main Aman' Beri Legitimasi Program MBG yang Bermasalah
-
Sering Olahraga Bikin Rambut Lepek dan Ketombe? Ini Tips Menjaga Kulit Kepala Sehat
-
Gus Ipul Ingatkan Seluruh Jajaran: Program Sekolah Rakyat Butuh Kolaborasi dan Integritas