/
Jum'at, 21 Juli 2023 | 19:03 WIB
Ilustrasi/ Bangkai kapal perang. (Foto: Pexel)

PURWOKERTO.SUARA.COM, CILACAP - Pangkalan TNI AL (Lanal) Cilacap bersama Pusat Komado Pasukan Katak (Puskopaska) TNI AL kembali menyelam di Alur Perairan Cilacap, Jumat 21 Juli 2023. Pada penyelaman hari kedua ini, tim menemukan amunisi kaliber 12,7 mm.

Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Kolonel Laut (P) Bambang Subeno mengatakan, hasil temuan pada hari kedua penyelaman memperkuat temuan awal terkait dengan temuan amunisi kaliber 12,7 mm dan kaliber lainnya.

Sementara itu Dantim Underwater Documentary Team (UDT) Letkol Laut (P) Yudo Ponco mengatakan dengan mempelajari serpihan yang ditemukan, temuan ini mengerucut kepada dua ruang dengan tinggi diperkiraan dua meter. Di luar ruangan ditemukan amunisi yang sudah tidak utuh.

"Untuk yang di dalam ruangan amunisinya masih utuh antara proyektil dan selongsong bahkan
bisa dibaca headstamp yang tertulis di amunisi," ujarnya.

Selian amunisi 12,7 mm, tim penyelam juga menemukan amunisi pistol serta senapan. Tidak menutup kemungkinan jika masuk lebih dalam, maka tim bisa menemukan amunisi berkaliber lebih besar lagi.

"Kami menyimpulkan ruang tersebut adalah gudang penyimpanan senjata dan amunisi," ucapnya.

Di kesempatan yang sama dari Tim Historical Diver, Adi diperoleh keterangan amunisi dengan kode FA 33 menandakan amunisi tersebut dibuat tahun 1933.

"Amunisi kaliber 12,7 mm digunakan untuk anti udara," tuturnya.***

Baca Juga: Kapal Terbalik di Perairan Cilacap, Seorang Nelayan Hilang

Load More