PURWOKERTO.SUARA.COM – SMAN 1 Sigaluh, salah satu sekolah dengan konsep lingkungan yang asri dengan tanaman buah memberikan tugas yang unik bagi siswanya.
Salah satunya yakni dengan mewajibkan seluruh siswa baru membawa bibit tanaman buah untuk dikumpulkan di rumah pembibitan atau Green House pada Senin 24 Juli 2023.
Koordinator Program Tanam Buah di Sekolah (Tabuhlah) SMAN 1 Sigaluh Heni Purwono mengungkapkan jika bibit tanaman sudah besar maka akan dipakai untuk praktik sambung tanaman.
“Yang dikumpulkan siswa beragam, ada yang masih biji ada pula yang sudah mulai tumbuh,” ujarnya.
Lebih jauh Heni menjelaskan, bibit tersebut nantinya akan dipakai untuk latihan siswa saat praktek stek tanaman buah.
“Kami berharap dengan program tersebut nantinya siswa akan memiliki ketrampilan yang bisa diandalkan,” lanjutnya.
Pihaknya juga menjelaskan, bibit tanaman buah tersebut dikumpulkan di rumah pembibitan atau Green House bantuan dari PT Indonesia Power Mrica PGU untuk dirawat sampai besar.
“Kegiatan ini nantinya juga akan diintegrasikan dengan Program Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) khususnya tema gaya hidup berkelanjutan,” tegasnya.
Sementara itu Camat Sigaluh Izak Daniel Aloysius mengapresiasi apa yang dilakukan oleh SMAN 1 Sigaluh sebagai bentuk sinergi antara sekolah dan lingkungan masyarakat.
Baca Juga: Penuhi Stock dan Kebutuhan Darah, PMI Banjarnegara Gandeng Mahasiswa KKN di Karangsari
"Ini akan menunjang program agro edu wisata yang dicanangkan oleh Kecamatan Sigaluh,” ujarnya.
Izak juga menjelaskan, nantinya pihaknya akan berkoordinasi dengan Balai Penyuluh Pertanian agar menyiapkan para pelatih untuk membimbing siswa di SMAN 1 Sigaluh untuk membuat stek tanaman.
“Ketrampilan warga kecamatan Sigaluh dalam hal stek tanaman bisa hilang jika generasi berikutnya tidak berlatih,” lanjutnya.
Pihaknya juga menjelaskan, pertanian masih menjadi andalan di Kecamatan Sigaluh, pihaknya berharap dengan cara tersebut akan menjadikan generasi muda di sekolah tertarik untuk memiliki ketrampilan stek tanaman buah.
“Ini sekaligus cara kami untuk mencetak para petani milenial," pungkasnya.**Alw
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kayumanis Memanas! Warga Pasang Banner Tolak Keras Pembangunan PSEL Kota Bogor
-
Siap-Siap Pesta Musik Terbesar, PBB Bakal Gebrak Cibinong: Catat Waktunya!
-
Tiga Pegawai PTBA Raih Penghargaan Nasional Satyalancana Wira Karya dari Presiden
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Bank Sumsel Babel Bedah Rumah Ibu Ojol di Palembang, Nurmalinda Kini Punya Harapan Baru untuk 3 Anak
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Mencoba Tuak Dayak: Minuman Tradisional yang Hanya Keluar Saat Pesta Panen Gawai
-
Detik-detik Kebakaran Hebat di Pasar 16 Ilir Palembang Malam Ini, Pedagang Panik saat Muncul Kilatan
-
Misi Besar Bojan Hodak Lanjutkan Tren Positif Persib Bandung atas Persija Jakarta