PURWOKERTO.SUARA.COM – Jakarta tidak pernah kahilangan potensi ekonominya, sangking besarnya persaingan bahkan membuat beberapa pusat perbelanjaan sepi bak kuburan. Seperti di Jalan Arteri Permata Hijau Nomor 11, Kelurahan Grogol Utara, Kecamatan Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan berjarak 10,8 Km dari Silang Monas.
Di sana terdapat destinasi belanja yang dulunya sangat populer dan diintegrasikan dengan baik untuk memenuhi kebutuhan berbagai aktivitas, seperti bekerja, berdagang dan berbelanja. Kala itu tempat ini dianggap sebagai superblok modern dengan sentuhan gaya Mediterania yang menarik perhatian banyak pengunjung.
Area lobi yang menampilkan patung Dewi Sri karya pematung Bali terkenal, Nyoman Nuarta, menjadi ciri khas yang membuat tempat ini mudah diingat dan menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung. Namun, seiring berjalannya waktu dan semakin ketatnya persaingan bisnis retail di Jakarta, membuat mall ini harus menghadapi tantangan besar.
Munculnya mal-mal modern yang lebih besar dan lebih mewah menyebabkan beberapa bisnis ritel di lokasi tidak lagi dapat bersaing dengan baik. Hal ini menyebabkan penurunan jumlah pengunjung dan omzet bagi pusat perbelanjaan ini.
Dikutip dari Kanal YouTube Ren's Story pada Rabu 02 Agustus 2023, destinasi belanja ini bernama Grand ITC Permata Hijau Jakarta. Saat ini kondisinya mungkin terlihat sepi dan tenang, namun kita tak boleh melupakan kenangan indah ketika pusat perbelanjaan ini berjaya pada era awal 2000-an.
Di masa lalu, pusat perbelanjaan ini merupakan tempat ramai yang menawarkan beragam barang, kuliner, dan hiburan bagi pengunjungnya. Perkembangan dalam dunia perbelanjaan terus berubah dan berkembang seiring waktu.
Beberapa pusat perbelanjaan mungkin mengalami pasang-surut, namun ini adalah bagian dari evolusi bisnis dan gaya hidup masyarakat. Bisnis ritel harus terus beradaptasi dengan perubahan dan berinovasi agar tetap relevan dan menarik bagi para konsumen.
Saat melihat Grand ITC Permata Hijau yang sepi, kita tak boleh melupakan jasa dan kontribusi yang telah diberikan oleh pusat perbelanjaan ini pada zamannya. Meskipun mungkin telah menghadapi tantangan dan perubahan, kenangan dan cerita dari masa kejayaannya tetap menjadi bagian berharga dari sejarah perbelanjaan di Jakarta.
Grand ITC Permata Hijau mungkin telah meredup, namun ia tetap menjadi kenangan berharga bagi mereka yang pernah mengunjunginya. Sebagai bagian dari perkembangan bisnis dan masyarakat, pusat perbelanjaan ini mengajarkan kita untuk selalu berinovasi dan beradaptasi demi menciptakan tempat belanja yang relevan dan menarik bagi masyarakat saat ini dan masa depan.***
Berita Terkait
-
Berjarak 7,3 KM dari Taman Mini Indonesia Indah, Pusat Perbelanjaan Ini Berada di Perbatasan Jakarta dan Jawa Barat, Mal Tertua di Jatiwaringin
-
Jaraknya 83,1 Km dari Taman Nasional Way Kambas Lampung, Pusat Perbelanjaan Terbesar Ini Miliki Nama dengan Filosofi Mendalam: Luasnya 3 Hektar!
-
Berjarak 5,2 KM dari Alun-alun Bekasi, Pusat Perbelanjaan Ini Punya Desain yang Megah, Berada di Exit Tol
-
Jaraknya 10,9 Km dari Lawang Sewu Semarang, Pusat Perbelanjaan Ini Miliki Arena Permainan Anak yang Lengkap: Cocok untuk Liburan Bareng Anak!
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Gugat Aturan Gelar Pahlawan Nasional ke MK, Trah Sultan HB II Bongkar Dugaan Penjegalan
-
Warga Sleman Mengeluh Mati Listrik Tiap Hari, PLN Buka Suara dan Beberkan Penyebabnya
-
Sambut HJB ke-544, Jurnalis Se-Bogor Raya Siap Adu Taktik di Lapangan Hijau Sentul
-
Bawa Pesan Khusus dari Prabowo untuk Jokowi? Ini Fakta Pertemuan Didit Hediprasetyo di Solo
-
Nenek 80 Tahun di Sedayu Bantul Tewas Tercebur Sumur Saat Menimba Air
-
Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta
-
Niat Cari Untung Malah Buntung: Air Ciujung Tercemar, Modal Obat Padi Bengkak Dua Kali Lipat
-
Tolak Militerisasi Sipil hingga Kenaikan BBM, Mahasiswa Kepung DPRD Jatim Kritik Kebijakan Prabowo
-
Migrasi Pertamax ke Pertalite Mulai Terjadi di Jogja, Pasokan BBM Subsidi Ditambah 18 Persen
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional