PURWOKERTO.SUARA.COM, BANJARNEGARA- Kabupaten Banjarnegara merupakan daerah di bagian selatan barat Jawa Tengah. Banjarnegara merupakan kota kecil yang jauh dari ibu kota provinsi Jawa Tengah, Kota Semarang.
Sementara dari ibu kota eks Karesidenan Banyumas, Purwokerto, dengan Banjarnegara berjarak sekitar 1,5 jam perjalanan.
Banjarnegara dikenal sebagai daerah agraris yang mayoritas penduduknya berprofesi petani.
Industri besar di kabupaten ini juga terbilang masih jarang. Ini terlihat dari jumlah pabrik besar di kabupaten itu hanya beberapa.
Yang jarang orang tahu, kabupaten ini ternyata memiliki kampus atau perguruan tinggi.
Di antaranya Politeknik Banjarnegara. Tidak seperti umumnya kampus yang berada di pusat kota, Politeknik Banjarnegara justru berada di desa yang cukup jauh dari jantung kota.
Politeknik Banjarnegara atau disebut Polibara berada di Kelurahan Kenteng Kecamatan Madukara, Banjarnegara.
Kampus ini merupakan perguruan tinggi vokasi yang berdiri pada 2008 dan diselenggarakan Yayasan Dipayuda Banjarnegara.
Pendirian Politeknik dinaungi Peraturan Daerah Nomor 13 Tahun 2008 tentang Penjaminan Pemerintahan Kabupaten Banjarnegara terhadap Pendirian dan Penyelenggaraan Politeknik Banjarnegara.
Kampus ini cukup megah dengan fasilitas yang cukup lengkap. Politeknik Banjarnegara memiliki 3 program studi unggulan.
Prodi itu dipilih menyesuaikan kebutuhan dan potensi serta tantangan dan permasalahan yang dihadapi Kabupaten Banjarnegara, yaitu Prodi Diploma III Kesehatan Lingkungan, Prodi Kebidanan dan Agroindustri.
Sebagai perguruan tinggi vokasi, Polibara mengedepankan kompetensi dan keterampilan bagi mahasiswa untuk siap masuk dunia kerja sesuai keahliannya.
Karena berada di wilayah pegunungan, suasana kampus ini relatif sejuk dengan nyaman. Nuansa pedesaan juga masih terasa di lingkungan kampus.
Di dalam kampus juga terdapat pusat pembenihan aneka tanaman sehingga menambah hijau dan asri lingkungan kampus.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
Terkini
-
BBM Non-Subsidi Naik Drastis: 5 Langkah Efisiensi Walikota Bandung untuk Hemat Anggaran
-
6 Fakta Pabrik Vape Narkoba 'Labubu' di Medan yang Dikendalikan WNA Singapura
-
Mendarat dari Bangkok, 10 Penumpang WNI Langsung Positif Narkoba di Bandara Soetta
-
Layanan Perumda Tirtanadi Lumpuh, LAPK Sumut: Jangan Jadikan Listrik Sebagai Alasan
-
Kawanan Tawon Serang Hajatan Gegara Musik Organ Tunggal, Tamu Kocar-kacir
-
Triliunan Rupiah Mangkrak! 21 Ribu Motor Listrik Program Makan Gratis Menumpuk di Gudang Sentul
-
Hornbills Mengamuk! Tiket Final IBL 2026 di Depan Mata Usai Tumbangkan Satria Muda
-
'Bapak dan Anak Saya Juga Prajurit!' Isak Warga Diusir Paksa dari Asrama Eks Yon Zikon Lenteng Agung
-
Skor PCMB Jabar 2026 Menyusut? Dedi Mulyadi: Jangan Panik, Itu Penyesuaian Sertifikat Prestasi
-
Pertamax Tembus Rp16.250, Walikota Bandung Instruksikan Langkah Efisiensi Besar-besaran