PURWOKERTO.SUARA.COM - Berkunjung ke Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB) tidak pengkap tanpa singgah di di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Dasan Tereng, Kecamatan Narmada berjarak 30,4 km dari Bandara Internasional Lombok.
Destinasi belanja ini telah menjelma menjadi salah satu Mall terbesar di pulau Lombok. Berdiri sejak tahun 2015, lokasi ini telah berhasil menarik perhatian warga setempat dan wisatawan dengan berbagai fasilitas yang ditawarkannya.
Apalagi dengan luas area mencapai 4,8 hektar, membuat tempat ini tidak hanya menawarkan bangunan megah, tetapi juga tempat parkir yang luas sehingga pengunjung dapat dengan nyaman mengakses area perbelanjaan.
Beragam tenant ternama telah bergabung dengan pusat perbelanjaan ini, menciptakan pengalaman berbelanja yang ada.
Diantaranya adalah Matahari Department Store dan Hypermart yang menawarkan berbagai kebutuhan sehari-hari, D’Cost yang memanjakan lidah dengan hidangan lezat, serta The Body Shop yang menyediakan produk perawatan tubuh berkualitas.
Sikutip dari Kanal YouTube Oby Saputera69 pada Minggu, 13 Agustus 2023, pusat perbelanjaan ini bernama Lombok City Center. Selain sebagai tempat berbelanja, lokasi ini juga menghadirkan hiburan untuk pengunjungnya.
Mulai Fun World adalah destinasi yang sempurna bagi keluarga yang mencari hiburan seru. Dan bagi pecinta film, Cinema XXI hadir sebagai tempat untuk menikmati tayangan-tayangan terkini.
Keseluruhan pengalaman ini menjadikan Lombok City Center sebagai pusat hiburan dan belanja yang lengkap, mengundang kedatangan para pengunjung dari berbagai lapisan masyarakat.
Sebagai salah satu ikon di Lombok Barat, Lombok City Center terus menjadi tempat yang dinamis dan berkembang sejak pembukaannya.
Baca Juga: Link Live Streaming Liga 1, Persib Bandung vs Barito Putera
Sebab dengan berbagai fasilitas dan pilihan yang ditawarkan, destinasi ini membuktikan diri sebagai destinasi yang tak hanya memenuhi kebutuhan belanja, tetapi juga memberikan hiburan dan pengalaman yang tak terlupakan bagi semua yang mengunjunginya.***
Berita Terkait
-
Cuma 19,8 Km dari Bandara Sultan Hasanuddin, Mall Terbesar di Kota Makassar Ini Tawarkan Kemewahan Lengkap dengan Hotel yang Berkelas: Pernah Coba?
-
Berada di Tepian Sungai Mahakam, Pusat Perbelanjaan Terbesar di Samarinda Ini Mengusung Konsep Family Mall
-
Jaraknya 5,6 Km dari Bandara Wiriadinata, Pusat Perbelanjaan di Tasikmalaya Ini jadi yang Terpopuler di Kota Santri: Punya Desain Modern dan Menarik?
-
Cuma 12,5 Km dari Bandara Internasional Adi Soemarmo, Pusat Perbelanjaan di Solo Ini Miliki Fasilitas Lengkap Bagi Anak: Ada Arena Permainannya Juga?
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- 5 HP Infinix Kamera Bagus dan RAM Besar, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Samsung Kamera Bagus dan RAM Besar, Pas buat Multitasking
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Karpet Merah Family Office di Bali: Ambisi Prabowo, Warisan Luhut, dan Kiblat Abu Dhabi
-
Jubir Buka Peluang JK Dialog soal Laporan Dugaan Penistaan Agama
-
UMR Tinggi, Tapi Kenapa Hidup Tetap Terasa Berat? Catatan Perantau di Batam
-
Purbaya Siapkan Bea Keluar Batu Bara Gegara Banyak Selundupan, Nikel Menyusul
-
Tak Semua Penghijauan Berdampak Positif, Studi Ungkap Ancaman di Balik Penanaman Pohon Massal
-
Ekonom UI Ramalkan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Kuartal I 2026 Capai 5,54 Persen
-
Jejak Gelap Aep Saepudin: Sosok Pendiam di Rancaekek yang Jadi Broker Senpi Ilegal Ki Bedil
-
Harga Minyak dan Emas Bakal Meroket Efek Nego AS-Iran Buntu, Bagaimana Nasib BBM RI?
-
Esra Erkomay: Deteksi Dini Harus Jadi Budaya Agar Kanker di Indonesia Bukan Lagi Vonis Mati
-
Nelangsa Korban Usai Tahu Doni Salmanan Bebas: Ekonomi Kita Hancur, Dia Masih Kaya