PURWOKERTO.SUARA.COM – Puluhan anggota Pelajar Pecinta Alam (KPPA) Serigala SMAN 1 Sigaluh menggelar kegiatan bersih monumen perjuangan di Desa Prigi, Kecamatan Sigaluh.
Kegiatan yang dilaksanakan pada Sabtu 19 Agustus 2023 tersebut merupakan salah satu kegiatan memperingati HUT RI ke 78.
Pendamping KPPA Serigala Antony Agus Sabaris mengungkapkan bersih monument merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kepedulian siswa dalam mencintai lingkungan serta memupuk semangat nasionalisme.
“Monumen tersebut dibangun untuk memperingati penghadangan tentara NICA oleh pejuang Republik Indonesia pada Februari 1947,” ujarnya.
Lebih jauh pihaknya mengaku sangat prihatin dengan kondisi monumen perjuangan tersebut karena kurang terawat dan banyak sampah berserakan.
“Terutama sampah plastik, sehingga kita hari ini membersihkan monumen dan jalan nasional sekitar monument,” lanjutnya.
Pihaknya menghimbau para pengguna jalan agar tidak sembarangan membuang sampah di jalan dan di sekitar monumen.
Salah satu anggota KPPA Serigala Najarudin mengungkapkan dengan kegiatan ini ia ingin menunjukan kepada masyarakat bahwa kegiatan pencinta alam tidak hanya di dalam sekolah, namun juga di lingkungan luar sekolah.
"Kita ingin menunjukkan kecintaan pada lingkungan sekaligus rasa nasionalisme kami dengan cara kami sendiri seperti ini,” ujarnya.
Baca Juga: Jadi Kota Pensiunan yang Sepi, Banjarnegara Punya Tokoh-tokoh Besar di Balik Kemerdekaan RI
Dirinya berharap masyarakat tergerak untuk cinta lingkungan sekaligus cinta pahlawan.**Alw
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
5 Fakta Senggol Berujung Maut di Cengkareng, Pegawai Toko Roti Tewas Dibacok
-
Link Live Streaming Arsenal vs Atletico Madrid: Rebut Tiket Final, The Gunners!
-
7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
-
Izin Makan Jadi Celah, Bagaimana Anggota TNI AD Kabur Saat Diperiksa Kasus Kekerasan Seksual Anak?
-
18.000 Liter Minyakita Oplosan Disita di Bengkulu, Pakai Minyak Curah dan Kemasan Diubah
-
Letjen TNI Agus Widodo Dikabarkan Resmi Jabat Wakil Kepala BIN, Gantikan Komjen Imam Sugianto
-
Bukan Oplosan, Ini Modus 'Halus' Penjualan BBM Subsidi di Kalbar yang Terungkap
-
Pelarian Berakhir! Kaur Keuangan Desa Petir Ditangkap Usai 7 Bulan Sembunyi Akibat Korupsi Rp1 M
-
Bongkar Penyebab Banjir Puncak - Cipanas, Alih Fungsi Lahan Jadi Biang Kerok
-
4 Rekomendasi Serum Wajah di Bawah Rp150 Ribu, Murah tapi Kualitasnya Top Bikin Auto Ganteng