PURWOKERTO.SUARA.COM – Kabupaten pangandaran tidak hanya menyimpan peninggalan kolonial jenis terowongan kereta api terpanjang saja. Di sana juga ada jembatan kereta api terpanjang di Indonesia.
Lokasinya berada di Desa Pamotan, Kecamatan Kalipucang berjarak 19,5 Km dari Bandara Susi Air Pangandaran. Jembatan ini dibangun untuk menghubungkan berbagai perkebunan yang ada di wilayah Jawa Barat.
Dikutip dari Kanal YouTube NDA Project pada Rabu 23 Agustus 2023, tempat ini disebut Jembatan Kereta api Cikacepit. Membayangkan saat masa aktif tentu lokasi ini menyimpan keindahan alam Pangandaran.
Tidak heran jika tempat ini disebut sebagai bangunan bersejarah yang menyimpan cerita panjang. Sebab pernah menjadi penghubung penting antara Banjar, Pangandaran,dan Cijulang, hingga disebut sebagai simbol kejayaan kolonial pada masanya.
Jembatan kereta api Cikacepit adalah bukti nyata kemegahan teknik dan arsitektur masa lalu. Dibangun dari tahun 1913 hingga 1916, jembatan ini memiliki panjang mencapai 310 meter, membentang di atas lembah yang dalam hingga 38 meter.
Bentangannya yang megah pernah menjadi saksi dari perjalanan kereta api yang menghubungkan berbagai tempat di sepanjang pantai Pangandaran. Jembatan ini memiliki peran penting dalam menghubungkan kawasan Banjar-Pangandaran-Cijulang di masa lalu.
Namun, perjalanan sejarah membawa dampak yang tak terduga. Keputusan PT Kereta Api Indonesia untuk tidak mengaktifkan jalur Pangandaran membuat jembatan ini terbengkalai. Sebuah simbol kejayaan yang pernah menghidupkan pergerakan di wilayah ini, kini hanya berdiri sebagai kenangan yang sepi.
Meski terbengkalai, jembatan kereta api Cikacepit memiliki potensi lain yang dapat dihidupkan. Sebagai peninggalan sejarah yang berharga, jembatan ini bisa dijadikan tujuan wisata sejarah bagi pengunjung.
Pemulihan dan pelestariannya menjadi penting agar generasi mendatang bisa melihat dan menghargai jejak perjalanan masa lalu. Menghidupkan jembatan kereta api Cikacepit tidak hanya tentang fisik bangunan itu sendiri, tetapi juga tentang menghidupkan kembali makna dan cerita yang pernah ada di baliknya.
Baca Juga: Mars Cup 2023 Sokanandi Banjarnegara, PSPK Kebo Kuning Paksa Andalas Berbagi Point
Jembatan ini mengajarkan bahwa meskipun perubahan waktu bisa merubah arah perjalanan, tetapi jejak-jejak sejarah selalu ada untuk mengingatkan kita akan perjalanan yang telah terjadi. Jembatan kereta api Cikacepit adalah saksi bisu dari masa lalu yang pernah ada.
Meski kini terbengkalai, keberadaannya masih memiliki nilai dan pesan yang dapat diwariskan kepada generasi mendatang. Sebagai warisan sejarah, jembatan ini mengingatkan kita akan perjalanan zaman dan mengajak kita untuk menghormati dan merawat jejak-jejak yang telah ditinggalkan.***
Berita Terkait
-
Cuma 12,2 Km dari Bandara Halim Perdana Kusuma, Bangunan Rusun 15 Lantai di Kota Bekasi Ini Mangkrak Sejak 2008: Pernah jadi Lokasi Syuting Film ?
-
Sekitar 39 Km dari Bandara Nusawiru Pangandaran, Terowongan Kereta Api Terpanjang di Indonesia Ini Mangkrak Tak Berguna: Pernah Berjaya Ternyata
-
Hanya 19,5 Km dari Bandar Udara Internasional Husein Sastranegara, Taman Bermain di Kota Bandung Ini Mangkrak: Berbagai Wahana Terbengkalai!
-
Cuma 11,9 Km dari Bandara Internasional Hang Nadim, Pusat Perbelanjaan dan Hiburan Terpadu Ada di Tengah Kota Batam: Punya Akses-akses Penting?
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Survei Cyrus Network: 70 Persen Masyarakat Puas Kinerja Menteri Kabinet Merah Putih
-
Survei Cyrus: 65,4 Persen Publik Dukung MBG
-
Bank Sumsel Babel Gelar Undian Pesirah 2026, Bidan di Belitang Menang Hadiah Mobil
-
Audit Investigasi Tuntas! Bukti Transfer Ungkap Praktik Jual Beli Jabatan di Pemkab Bogor
-
5 Poin Penting di Balik Kasus Jual Beli Jabatan ASN Bogor, Kini Dilimpahkan ke Polisi
-
Negosiasi Pasokan BBM dan LPG dari Rusia, Menteri ESDM: Hasilnya Memuaskan
-
Langkah Nyata PTBA Pulihkan Trauma dan Sekolah Rusak Pascabanjir di Sumatera
-
Sudah Melecehkan, Malah Memukul: Jejak Kriminal Mahasiswa Untirta yang Kini Diusir dari Kampus
-
Pasar Modal Lebih Sehat dan Kredibel Berkat Reformasi OJK
-
Sidang OTT KPK OKU Bongkar Dugaan Fee Rp3,7 Miliar, Ini Alur Uangnya