PURWOKERTO.SUARA.COM - Estafet Tunas Kelapa (ETK) merupakan kegiatan tradisi dan ciri khas dari kegiatan kepramukaan di Kwartir Daerah Jawa Tengah.
Kegiatan Estafet Tunas Kelapa sudah dimulai sejak tahun 1979, sekaligus sebagai kegiatan yang perlu dipertahankan dan ditingkatkan sebagai alat untuk mencapai tujuan Gerakan Pramuka yaitu membentuk manusia yang berkarakter.
Tahukah kamu.....awal sejarah adanya Estafet Tunas Kelapa (ETK) adalah ketika ada tiga tokoh Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Salatiga yang mempunyai ide gerak jalan cikal nonstop siang dan malam.
Mereka yaitu Hadi Soetjipto, Marwoto dan Johnny Andreas pada bulan Februari 1967 yang berhasil mencetuskan ide gerak jalan cikal nonstop siang dan malam sekaligus terwujud.
Terwujudnya kegiatan tersebut juga akibat adanya dukungan dari kolonel Suparno yang kala itu menjabat sebagai komandan Korem 073 Makutarama.
Pada tahun 1970 gerak jalan cikal nonstop siang malam tersebut juga mendapat sambutan dan dukungan penuh dari Kwarcab diwilayah Korem 073 Makutarama.
Belakangan istilah gerak jalan nonstop siang dan malam tersebut juga akrab disebut dengan gerak jalan tunas kelapa.
Kegiatan Estafet Tunas Kelapa kali terakhir digelar pada 2018 silam dan sempat mandeg lantaran pandemic covid 19 pada beberapa lalu.
Tahun ini, Estafet Tunas Kelapa Kwartir Daerah Jawa Tengah dilaksanakan selama sepuluh hari pada bulan Agustus dengan mengambil 14 titik start.
Proses pemberangkatan titik awal kegiatan Estafet Tunas Kelapa dilaksanakan di Kabupaten Rembang dan Kabupaten Blora pada Senin 21 Agustus 2023.
Sementara itu Kabupaten Banjarnegara dijadwalkan akan menerima pasukan Estafet Tunas Kelapa pada Jumat 25 Agustus 2023 dari Kabupaten Wonosobo yang berlokasi di pasar Tunggara.
Prosesi timbang terima pasukan Estafet Tunas Kelapa tingkat Kabupaten menurut rencana akan dilaksanakan pukul 15.00 WIB oleh Bupati Wonosobo kepada Pj Bupati Banjarnegara.
Selanjutnya pasukan Estafet Tunas Kelapa akan berada di Banjarnegara selama dua hari yakni 25-26 Agustus dengan mengitari rute di beberapa Kecamatan seperti Sigaluh, Madukara, Banjarmangu, Wanadadi dan Punggelan.
Tahukah kamu Pramuka Banjarnegara, ternyata selain Estafet Tunas Kelapa selain manjadi kegiatan khas milik Kwarda Jawa Tengah, gelaran ini juga tercatat menjadi kegiatan yang melibatkan anggota Pramuka dengan jumlah terbanyak.
Selain itu, pelaksanaan Estafet Tunas Kelapa tingkat Kwarda Jawa Tengah tersebut ternyata juga dilombakan antar Kabupaten/Kota dengan tim Juri langsung dari Provinsi Jawa Tengah.
Ayo semangat Pramuka Kwarcab Banjarnegara dan tunjukkan prestasi gemilang semoga mendapatkan hasil yang terbaik dalam pelaksanaan Estafet Tunas Kelapa 2023.**Alw
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim