PURWOKERTO.SUARA.COM, KEBUMEN - Nenek Wati, bukan nama sebenarnya, terbaring lemas di PKU Muhammadiyah Gombong. Namun Wati yang terluka setelah kecelakaan truk di Desa Kalipoh, Kecamatan Ayah, Kebumen lebih lega setelah Bupati Arif Sugianto datang menjenguk dan menyatakan akan membantu biaya perawatannya.
Bupati Arif Sugiyanto menjenguk korban laka lantas truk engkel yang terjadi di tanjakan di Desa Kalipoh, Kecamatan Ayah, Kamis (31/8/2023) sore. Selain dirawat di PKU Muhammadiyah Gombong, sebagian korban lain dirawat di RS Purbowangi.
Arif menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada korban dan keluarga atas musibah yang terjadi. Ia mengaku prihatin kecelakaan lalu lintas ini kembali terjadi di pegunungan Ayah hingga menelan korban jiwa.
"Pertama saya menyampaikan belasungkawa dan keprihatinan yang mendalam atas musibah laka lantas yang terjadi di Kalipoh, Ayah. Semoga almarhum/almarhumah semua husnul khatimah, dan keluarga diberikan kesabaran, ketabahan, serta korban yang masih dirawat diberikan kesembuhan," ujar Bupati di PKU Muhammadiyah Gombong.
Bupati menyatakan akan ikut menanggung biaya pengobatan seluruh korban yang dirawat. Korban kecelakaan yang menggunakan kendaraan truk tidak bisa dibiayai BPJS Kesehatan dan juga tidak bisa mendapat santunan Jasa Raharja.
"Karena kendaraan truk, colt bak, odong-odong bukan kendaraan penumpang, jadi bukan peruntukannya, sehingga tidak bisa diklaim BPJS Kesehatan. Insya Allah nanti pemerintah ikut menanggung biaya pengobatan para korban," ucapnya.
Ia mengimbau kepada masyarakat agar lebih hati-hati, tidak menggunakan truk untuk membawa penumpang. Sebab, dari segi keamanan lebih membahayakan, dan tidak adanya jaminan kesehatan yang bisa untuk menanggungnya.
"Sekali lagi kami mengimbau kepada masyarakat yang ingin berkegiatan hendaknya menggunakan kendaraan yang sesuai standar keamanan, menggunakan angkutan umum, kalau tidak dilewati jalur bisa disewa jika untuk keperluan bersama, kemudian jangan melebihi kapasitas, insya Allah jauh lebih aman," ucapnya.
Arif juga berterimakasih kepada PKU Gombong dan RS Purbowangi serta puskesmas dan rumah sakit lain yang telah melakukan penanganan cepat terhadap semua korban. Ia melihat penanganannya berlangsung dengan baik.
"Di PKU Gombong korban yang dirawat tadinya ada 14, tiga di antaranya telah meninggal dunia, dua dirujuk ke RS Margono, dan sembilan saat ini masih dirawat di PKU Gombong, sementara di RS Purbowangi ada lima korban yang dirawat, yang lain ada di Puskesmas, di Sumpiuh juga ada," ucapnya.
Peristiwa naas itu terjadi pada Rabu malam 30 Agustus 2023 sekitar pukul 19.45 WIB. Warga desa Argosari Kecamatan Ayah yang menaiki mobil truk engkel masuk jurang dengan kedalaman kurang lebih 20 meter.
Truk dengan muatan 48 orang itu baru saja pulang dari PKU Gombong untuk menjenguk isteri Kades Argosari, sepulang dari PKU Gombong di tanjakan Kalipoh truk berpapasan dengan mobil dari atas karena jalur sempit, truk tidak mampu naik dan akhirnya mundur ke jurang. Lima orang dikabarkan meninggal dunia akibat kecelakaan tersebut.***
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Ambil Sampel Cari Penyebab Kematian, Polisi Bongkar Makam Sutrimo di Banyumas
-
Timnas Indonesia Bakal Turun dengan Kekuatan Penuh di FIFA ASEAN Cup, Negara Tetangga Was-was
-
2 Pilihan Kulkas Mini Polytron 50 Liter, Hemat Listrik dan Pas untuk Ruang Sempit
-
Hibah Rp800 Juta untuk DWP Tangsel Disorot, Dasar Hukum Pencairan Anggaran Dipertanyakan
-
The First Responders Season 2 dan Pertarungan Otak Melawan Dalang Kejahatan
-
12 Hari Hilang, Perempuan di Tasikmalaya Ditemukan Tewas dalam Sumur Berisi Kobra Jawa
-
BRI Perkuat Ekosistem UMKM Desa Brilian Hargobinangun Sleman
-
Dorong UMKM Tumbuh Berkelanjutan, BRI Peduli Perkuat Ekonomi Lokal Desa Brilian Hargobinangun
-
Revisi Buku Ajar atau Nasib Guru, Mana Prioritas Pendidikan Nasional?
-
Megawati Geram Disebut Oposisi: Buzzer Itu Goblok, Nggak Pernah Baca!