PURWOKERTO.SUARA.COM - Pemerintah kabupaten Banjarnegara melalui Badan Penanggulangan Daerah saat ini telah menetapkan status siaga darurat kekeringan.
Hal tersebut dikemukakan oleh Kepala BPBD Banjarnegara Aris Sudaryanto melaui Kabid Kedaruratan dan Logistik Andri Sulistyo pada Rabu 6 September 2023.
"Banjarnegara saat ini bertatus siaga darurat kekeringan, kami mencatat sedikitnya 12 desa dan 8 kelurahan alami krisis air bersih," ujarnya.
Lebih jauh Andri menjelaskan, status siaga darurat kekeringa tersebut ditetapkan selama 3 bulan kedepan.
"Diperkirakan, puncak kekeringan akan terjadi pada Oktober mendatang," lanjutnya.
Saat ini, kekeringan bahkan meluas dan mermabah ke beberapa kantor serta instansi di wilayah perkotaan yang melapor mengalami kekeringan atau tidak ada air.
"Tak hanya itu, beberapa kelurahan di jalur kota seperti Sokanandi, Parakancanggah, Kutabanjarnegara, Krandegan, Wangon juga alami hal yang sama," tegas Andri.
Pihaknya menjelaskan, kondisi tersebut terjadi lantaran PDAM saat ini tengah melakukan perbaikan jaringan di sejumlah lokasi karena debit air yang menurun.
"Mengantisipasi hal tersebut, setiap harinya kami melakukan distribusi air bersih sesuai jadwal yang ditentukan menjangkau wilayah yang dilanda krisis air bersih," tuturnya.
Baca Juga: Sebanyak 71 Kantung Darah Terkumpul di Klinik PKU Muhammadiyah Merden Banjarnegara
Dengan menggunakan sejumlah lima armada tanki air milik BPBD dan PMI, distribusi air bersih dilakukan hingga larut malam.
Tak hanya itu, beberapa mobil bak terbuka yang dilengkapi dengan torn penampungan air bersih juga disiapkan untuk melayani masyarakat yang membutuhkan.
"Kondisi tersebut dilakukan untuk hadir dan melayani masyarakat meski ditengah berbagai kendala teknis dan keterbatasan yang ada," pungkasnya.**Alw
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
Terkini
-
Bupati Sukabumi Pecat Kepala Desa Babakanjaya Terkait Dugaan Penyimpangan APBDes
-
ARTJOG Ricuh! Seniman Mengaku Dipukul Petugas Keamanan
-
Metromini dan Kopaja Sudah Pergi, tapi Jakarta Belum Selesai Merindukannya
-
Sembunyi di Kawasan Elit Bangkok, Istri Frans Antoni Ikut Terseret Jaringan Fredy Pratama
-
Ayam Goreng Kian Beragam, Ini Tren Rasa yang Bertahan Lebih dari Satu Dekade
-
Viral Peserta Pria Pakai Kebaya di Malam 1 Suro Pura Mangkunegaran Surakarta
-
Jejak Perjuangan Riyan Hidayat: Dari Kebun Kopi Perbatasan Hingga ke Panggung Kepemimpinan Nasional
-
Mendagri dan Menteri ATR/BPN Terbitkan SEB untuk Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian Pangan
-
Tren Baru Cat Parents Biar Anabul Panjang Umur
-
Penandatanganan SKB Kemendagri & Menteri PKP Perkuat Peran Pemda dalam Program 3 Juta Rumah