PURWOKERTO.SUARA.COM – Krisis air bersih dan kekeringan yang terjadi di wilayah kabupaten Banjarnegara terus meluas.
Saat ini, krisis air bersih bahkan telah meluas di wilayah utara kota dawet ayu yang notabenya merupakan daerah basah.
Salah satu warga desa Karangkobar Pratama Widodo mengatakan dalam tiga bulan terakhir ini debit air di wilayah karangkobar menurun sangat drastis.
“Saat ini kondisi airnya sangat keruh dan sumur warga mulai mengering dibeberapa lokasi,” ujarnya.
Lebih jauh dia menjelaskan, kondisi tersebut amat dirasakan oleh warga sekitar dan baru pernah terjadi atau dialami kali ini.
“Jujur kami khawatir jika kondisi ini berlarut-larut dan musim kemarau masih panjang seperti prediksi BMKG, wilayah kami bisa terjadi kelangkaan air bersih,” lanjutnya.
Menyikapi kondisi tersebut, Koramil 04 Karangkobar bersama Forum Destana Karangkobar serta relawan melakukan inisiasi distribusi air bersih untuk warga.
Petugas Koramil 04 Karangkobar Sertu Tohar mengatakan, krisis air bersih menggugah beberapa kalangan untuk bersama-sama dan bergotong royong memberikan distibusi air bersih kepada warga yang membutuhkan.
“Sumber air kami ambil dari dusun Suren Desa Ambal, lalu kami distribusikan ke beberapa lokasi dan titik yang membutuhkan,” ujarnya.
Baca Juga: Jumbara PMR Madya 2023 PMI Banjarnegara Siap Digelar, Intip Apa Saja Kegiatannya
Pihaknya menjelaskan, beberapa lokasi distribusi diantaranya warga di sekitar TK dan balai desa Sampang, serta dusun Karangkobar gunung Desa Karangkobar dan Desa Slatri.
“Kami berharap warga dapat memanfaatkan air dengan bijak mengingat saat ini air bersih seolah menjadi barang yang sangat berharga,” lanjutnya.
Pihaknya menjelaskan, saat ini beberapa lokasi tengah dipersiapkan menjadi sasaran distribusi air bersih berdasarkan keluhan dan permintaan dari masyarakat.
“beberapa wilayah tersebut seperti desa Bantar, Paweden, Purwodadi, Karangkobar dan Sampang dengan total penerima manfaat sebanyak 839 KK,” pungkasnya.
Salah satu relawan dari Purwodadi Nur Fauzan mengaku warga sangat antusias dengan bantuan air bersih yang diberikan dalam kegiatan tersebut.
"Alhamdulillah sambutan warga sangat antusias, karena selama ini harus mengambil air dari sumber air yang lumayan jauh,” ujarnya.
Pihaknya berharap, kegiatan tersebut dapat menggugah empati dan rasa solidaritas masyarakat kepada sesama yang membutuhkan ditengah kondisi kekeringan dan krisis air bersih yang dirasakan oleh sebagian masyarakat.
“Semoga kegiatan ini tidak berhenti hanya sekali ini dan bisa berlanjut karena air bersih merupakan sumber kehidupan utama dan semoga kekeringan dan krisis air bersih ini dapat segera tertangani,” tutur Eri salah seorang warga Desa Sampang.**Alw
Tag
Berita Terkait
-
Hanya 3,7 Km dari Pusat Kota Grobogan, Destinasi Wisata Edukasi Ini Cocok untuk Liburan Keluarga: Ada Replika Pesawat ?
-
Menuju Gudep Mantap, SMPN 2 Karangkobar Banjarnegara Upgrade Kemampuan Pembina Pramuka
-
Cuma 7 Km dari Pusat Kota Grobogan, Destinasi Alam Buatan di Purwodadi Tawarkan Wisata Edukasi: Punya Taman Lalu Lintas?
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Studio DEEN Siap Garap Anime Baru Higurashi: When They Cry Setelah 20 Tahun
-
IHSG Menghijau Lagi Dibuka ke Level 6.000, TPIA dan ASII Mulai Dibeli Asing
-
4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
-
Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus
-
Waktunya Beli, Harga Emas Antam Dua Hari Nggak Berubah Masih Rp2.665.000/Gram
-
Ditempa Sang Waktu: Berapapun Seringnya, Patah Hati itu Tetap Sakit!
-
ASDP Operasikan 29 Kapal untuk Jaga Kelancaran Logistik Ketapang-Gilimanuk
-
Emiten Konstruksi PPRE Catatkan Pendapatan Rp3,9 Triliun Sepanjang 2025
-
3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
-
Belajar ke Inggris, Menteri LH Bidik Sampah Jadi Komoditas Bernilai Ekonomi