PURWOKERTO.SUARA.COM, KEBUMEN - BPK RI memeriksa kepatuhan atas belanja infrastruktur tahun anggaran 2023 di Kabupaten Kebumen. Pemeriksaan itu meliputi belanja gedung dan bangunan jalan, jembatan, irigasi dan jaringan.
"Betul kami tengah memulai pemeriksaan pendahuluan mengenai belanja infrastruktur di Kabupaten Kebumen," ujar Puspitaningtyas selaku Wakil Penanggung Jawab BPK RI Perwakilan Provinsi Jawa Tengah saat rapat bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Kebumen di ruang Arungbinang, Kamis 14 September 2023.
Pemeriksaan berlangsung selama 25 hari dari 13 September sampai 7 Oktober 2023 mendatang. Salah satu tujuannya adalah menilai kewajaran tentang penggunaan anggaran.
Pihaknya menilai aspek ekonomi, efisiensi dan efektivitas. Kemudian memberikan simpulan atas sesuatu yang diperiksa.
"Hasilnya kita harapkan, Kebumen bisa meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian dari BPK," ucapnya.
Adapun pemeriksaannya dimulai dari persiapan anggaran, proses pemilihan penyedia jasa, ketepatan waktu pengerjaan dari waktu yang ditetapkan, ketepatan kualitas dan kuantitas dari hasil yang dikerjakan, serta pertanggungjawaban pengerjaan jasa konsultasi.
"Tapi ini baru pemeriksaan pendahuluan ya, nanti selanjutnya ada pemeriksaan terinci. Setelah itu nanti ada kesimpulan dan rekomendasi," ucap Tyas singkat.
Bupati Kebumen Arif Sugiyanto menyambut baik tim dari BPK yang melakukan pemeriksaan secara menyeluruh mengenai belanja infrastruktur di Kebumen pada tahun anggaran 2023.
Pemeriksaan ini sebagai bentuk transparansi dan keterbukaan pemerintah.
"Saya minta kepada semua kepala dinas untuk membuka seluruh dokumen mengenai belanja infrastruktur, jangan ada yang ditutup-tutupi. Karena ini sangat penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah, sekaligus sebagai bentuk transparansi," ucapnya.
Bupati berharap pemeriksaan ini memberikan hasil yang maksimal, dan bisa menjadikan kinerja pemerintah semakin baik, khususnya dalam hal penggunaan anggaran.
Ia menyebut di era keterbukaan ini semua orang bisa dengan leluasa mengawasi dan mengontrol kinerja pemerintah.
"Untuk menciptakan pemerintahan yang baik, transparan, bersih dari korupsi tidak hanya dengan pemeriksaan BPK, masyarakat juga bisa turut mengontrol dan mengoreksi kebijakan pemerintah," tegasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Nekat Muncak saat Basecamp Tutup, Perempuan Spanyol Kelelahan di Pos 4 Gunung Merapi
-
Sekitar 26,7 Km dari Pusat Kota Karanganyar, Destinasi Alam Air Terjun Tercantik di Jawa Tengah Ini Punya Seribu Lebih Anak Tangga: Coba Tebak?
-
Cuma 3,6 Km dari Pusat Kota Pemalang, Destinasi Wisata Taman Bermain Air Terbesar di Jawa Tengah Ini Terbengkalai: Luas Areanya Capai 23,7 Hektar!
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- 31 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 10 Maret 2026: Sikat Diamond, THR, dan SG Gurun
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- Pelatih asal Spanyol Sebut Persib Bandung Kandidat Juara, Kedalaman Skuad Tak Tertandingi
Pilihan
-
AS Bunuh Ali Khamenei, Menteri Olahraga Iran: Kami Mundur dari Piala Dunia 2026
-
Angkasa Pura: Penerbangan Umrah Dihentikan Imbas Perang di Timur Tengah
-
Yaqut Diperiksa KPK Pekan Ini Usai Praperadilannya Ditolak, Langsung Ditahan?
-
Dua Kali Blunder Kiper Tottenham Antonin Kinsky Bikin Igo Tudor Kehabisan Kata-kata
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
Terkini
-
Mudik Jalur Sabar: Tutorial Gak Emosi Pas Macet Demi Sepiring Opor Ibu
-
4 Sheet Mask Korea Tea Tree untuk Kulit Berminyak Atasi Jerawat dan Iritasi
-
Upaya Penyelamatan Populasi dan Habitat Gajah, Prabowo Siapkan Dua Kebijakan
-
H-9 Lebaran, Satgas PRR Rampungkan 81 Persen Target Pembangunan Huntara
-
Doogee Fire 7 Pro vs Doogee Fire 7 Ultra: Mana yang Lebih Unggul?
-
Keresahan Sarjana Pendidikan: Haruskah Jurusan Menjadi 'Penjara Profesi'?
-
37 Kode Redeem FF Max Terbaru 12 Maret: Peluang Raih SG Gurun, Trogon, dan Skin Evo
-
Membayar Fidyah 1 Hari, Berapa Besarannya Jika Dibayar Pakai Uang?
-
Etika Memberi Uang Lebaran dalam Islam, Ini Adab yang Perlu Diketahui
-
Ini 7 Kuliner Khas Semarang Yang Wajib Dicoba Saat Libur Lebaran!