PURWOKERTO.SUARA.COM
Berkunjung ke Solo kurang lengkap jika tak mampir ke salah satu ikon kota ini. Di Solo terdapat beberapa lokasi yang menjadi ikon kota dapat menjadi destinasi wisata.
Salah satu lokasi yang wajib di kunjungi saat berada di Solo terletak di Jalan Ahmad Yani No.128 Gilingan, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta. Masjid ini hanya berjarak 1o Km dari Bandara Adi Soemarmo.
Masjid Raya Sheikh Zayed Solo kini menjadi ikon kota Surakarta. Salah satu masjid terbesar dan terindah di Indonesia ini dibangun sebagai simbol persahabatan antara Indonesia dan Uni Emirat Arab (UEA).
Masjid Raya menjadi hibah dari Putra Mahkota UEA Sheikh Mohamed bin Zayed Al Nahyan untuk Presiden Joko Widodo.
Diresmikan pada 14 November 2022, oleh kedua pemimpin negara, masjid ini dibuka untuk umum pada Maret 2023. Semnjam di buka, masjid ini langsung menjadi tempat wisata favorit di Solo.
Beradai di lahan seluas 26.581 meter persegi, total bangunan masjid mencapai 7.814 meter persegi. Terdiir dari dua lantai masjid ini mampu menampung sekitar 10.000 jamaah.
Ikon Kota Solo ini memiliki empat menara, satu kubah utama, dan beberapa kubah kecil yang berwarna putih dan emas. Masjid ini juga dihiasi dengan ornamen-ornamen khas Timur Tengah yang menunjukkan keindahan dan kemegahan Islam.
Masjid Raya Sheikh Zayed Solo memiliki desain arsitektur yang megah dan indah. Hal ini menjadikan daya tarik tersendiri bagi pengunjung. Arsitektur yang megah dan indah mencerminkan keagungan Islam dan persahabatan antara Indonesia dan UEA.
Baca Juga: Kapan Awal Hujan di Daerahmu? Cek di Sini, Ada yang Mundur Mulai Desember
Lokasi ini tak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi menjadi destinasi wisata favorit dari berbagai kota.
Beberapa masyarakat menganggap masjid ini replika Masjid Sheikh Zayed Grand di Uni Emirat Arab yang memadukan gaya Timur Tengah dan kearifan lokal.
Hal ini terlihat dari pelataran di serambi masjid yang dihiasi dengan motif batik kawung yang terukir indah. Motif batik terdapat dalam karpet pada lantai utama masjid, yang dipadukan dengan desain geometris arabesque di bagian tengahnya.
Meskipun demikian, gaya Timur Tengah tetap dominan dalam desain masjid ini, namun dengan sentuhan-sentuhan lokal yang memadukan dua budaya yang indah.
Arsitektur masjid ini menawarkan berbagai spot foto instagramable bagi pengunjung. Menara tinggi dan kubah besar yang berwarna putih bersih, dapat dijadikan latar belakang foto yang indah.
Selain itu, masjid ini dilengkapi dengan bangunan pendukung seperti Islamic Center, Taman Pendidikan Alquran, madrasah, dan tempat pengembangan ekonomi syariah.
Tak heran tempat ini disebut sebagai pusat Islam dan Ekonomi Syariah di Solo dan sekitar. Pengunjung dapat menikmat fasilitas yang ada seperti ruang kelas, perpustakaan, dan area belajar yang dirancang untuk memfasilitasi pengetahuan dan pemahaman Islam bagi masyarakat setempat.
Masjid Raya Sheikh Zayed menjadi tempat untuk mempromosikan dan menjual produk-produk kerajinan masyarakat.
Tag
Berita Terkait
-
Berjarak 4 Km dari Stasiun Solo Balapan, Wisata Belanja Ini Simpan Nilai Sejarah, Pusatnya Batik Kota Solo
-
Jaraknya 23,6 Km dari Armada Town Square Magelang, Desa di Lereng Gunung Sumbing Ini Tawarkan Pesona Pedesaan Bak Negara Nepal: Pernah Coba ?
-
Cuma 14 Km dari Stasiun Jakarta Kota, Destinasi Wisata Belanja Ini Berada di Dekat Laut dengan Konsep Semi Outdoor: Serasa Liburan ke Bali !
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Batas Penghasilan MBR Rp8 Juta Tak Cukup, Pemerintah Harus Tekan Biaya Hidup
-
Cara Melacak HP Hilang dengan Email atau Gmail
-
Cara Melacak HP Hilang dengan Email atau Gmail
-
Cup Plastik di Meja Anda: Boleh Ditinggal atau Harus Dibuang Sendiri?
-
Strategi Motul Dekati Konsumen Melalui Jaringan Bengkel Modern B-Quik
-
Pabrik Sepatu Yumeida di Deliserdang Ludes 80 Persen, Damkar 3 Kota Turun Tangan
-
3 Sepatu Diadora Tanpa Tali, Desain Stylish dan Nyaman untuk Aktivitas Sehari-hari
-
Kabar Baik! Stasiun JIS Akan Punya Dua Peron, Akses ke Stadion dan Ancol Makin Lancar
-
Isyaratkan Kode Jempol, Purbaya dan Nanik Beri Sinyal Penataan Ulang Anggaran MBG
-
Suzuki Ignis Kena Recall, Apa Bagian yang Rusak?