PURWOKERTO.SUARA.COM, REMBANG- KH Bahauddin Nursalim atau akrab disapa Gus Baha sedang tenar karena isi ceramahnya yang mengena dan menyejukkan.
Ceramahnya selalu ditunggu umat Islam. Bukan hanya kealimannya yang membuat orang kagum, kesederhanaan Gus Baha juga mencuri perhatian.
Meski ulama terkenal dan punya pondok pesantren, penampilan Gus Baha biasa saja. Ketika mengaji, ia biasa mengenakan kemeja putih dan peci hitam lengkap dengan sarung khas kyai kampung.
Rasa tawuduknya luar biasa. Kesederhanaan Gus Baha juga terlihat dari rumahnya.
Meski kyai kondang dan punya pesantren, rumah Gus Baha tampak biasa saja. Ia tidak lantas membangunnya dengan megah sepantasnya tokoh terkemuka.
Ini membuktikan Gus Baha mengaplikasikan materi ceramahnya dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam rumah Gus Baha juga biasa, tidak terlihat ada interior mahal. Rumah ulama itu masih jauh kalah dari rumah para dai panggilan.
Rumah Gus Baha terletak di komplek Ponpes Lembaga Pembinaan, Pendidikan dan Pengembangan Ilmu Al Quran (LP3IA) Desa Narukan, Kragan, Kabupaten Rembang.
Terdapat bangunan joglo di teras rumahnya yang sederhana. Bangunan itu seperti gapura untuk memasuki ruang utama rumahnya.
Yang unik, rumah Gus Baha nampak dinaungi pohon besar mirip kelapa. Pohon itu langka dan jarang ditemui di tempat lain.
Itu bukanlah pohon yang biasa tumbuh di Indonesia memang. Wajar orang masih asing melihatnya.
Siapa sangka pohon aneh yang menaungi rumah Gus Baha itu adalah pohon kurma. Keberadaan pohon kurma di rumah Gus Baha ini pun melahirkan tanda tanya dan rasa kagum orang.
Bagaimana mungkin, pohon kurma bisa tumbuh sangat besar dan menjulang di tempat yang bukan habitatnya.
Habitat tanaman Kurma adalah daerah gurun pasir di Timur Tengah, seperti Arab Saudi.
Tapi mengapa tanaman itu bisa tumbuh subur di pekarangan rumah Gus Baha.
Belum diketahui sejak kapan pohon Kurma itu tumbuh di pekarangan Gus Baha. Namun melihat dari besarnya pohon itu, diperkirakan usianya sudah puluhan tahun.
Berita Terkait
-
Hanya 21,4 Km dari Stasiun Kota Bogor, Destinasi Wisata Belanja Ini jadi Surga Fashion Kawula Muda: Punya Banyak Brand Terkenal !
-
Sekitar 2,9 Km dari Monumen Palagan Ambarawa, Destinasi Kuliner Ini Cocok untuk Penggemar Kopi Addict : Punya Jenis Kopi Apa Saja ?
-
Berjarak 3,8 Km dari Stasiun Pangandaran, Wisata Ini Tawarkan Pengalaman Jelajah Biota Laut, Terbesar Di Indonesia
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Mau Penghasilan Pencari Ikan Meningkat, Prabowo Targetkan 1.386 Ribu Kampung Nelayan Tahun Ini
-
Penjualan PS5 Anjlok usai Harga Naik, Sony Pastikan PS6 Sudah Dalam Pengembangan
-
Bentuk Tim Khusus, Polda Lampung Buru Pelaku Penembakan Brigadir Arya Supena
-
Gentala Arasy, Simbol Kejayaan Islam Kebanggaan Negeri Sepucuk Jambi
-
Westlife Bolak-balik ke Indonesia, Apakah Riders-nya Bikin Pusing Promotor?
-
Apa itu Bond Stabilization Fund yang Mau Dikerahkan untuk Stabilkan Rupiah?
-
Ketua KOI Soroti Krisis Anggaran, Sebut Kondisi Olahraga Indonesia Sedang Tidak Baik-Baik Saja
-
PSSI Kecam Kerusuhan Suporter Usai Laga Persipura vs Adhyaksa FC
-
NOC Berikan Penghargaan untuk 10 Pelaku Olahraga Salah Satunya Timnas Futsal Indonesia
-
Intip Peran Lee Jun Young di Reborn Rookie, Mantan Atlet yang Bertukar Jiwa