Berada di daerah pegunungan membuat Kabupaten Kuningan memiliki alam yang indah. Di kota ini terdapat sejumlah destinasi wisata yang dapat rekomended.
Kebun Raya Kuningan menjadi salah satu wisata alam populer di kalangan masyarakat. Berada di kaki Gunung Ciremai membuat wisata ini memiliki view yang mempesona. Pemandangan Cirobon dan Pantai Laut Jawa dari kejauhan dapat terlihat.
Tempat ini terletak di Desa Padabeunghar, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Wisata ini berbatasan langsung dengan kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai.
Kebun Raya Kuningan memiliki keunikan tersendiri dengan bebatuan tematik.
Objek wisata ini berada di atas lahan seluas 156 hektar, dengan 23.000 jenis tanaman didalamnya. Salah satu tanaman khasnya berdaun dan berbunga kuning. Hal tersebut menjadikan Kebun Raya ini disebut juga dengan nama Taman Kuning.
Kebun raya ini memiliki sejumlah spot yang dapat menjadi daya tarik. Salah satu keunikan lokasi ini adalah adanya batuan vulkanik.
Bebatuan ini menjadi spot foto favorit pengunjung lantaran memiliki posisi artistik, cocok untuk spot foto.
Bebatuan vulkanik tersebar di berbagai suduh kebun. Berada di sepanjang jalan menuju kebun raya yang dimanfaatkan pengunjung sebagai latar berfoto.
Spot bebatuan ini juga dijadikan wisata edukasi untuk mengenal batuan vulkanik.
Baca Juga: Dindukcapil Banjarnegara Sambangi SMAN 1 Sigaluh, Data Puluhan Siswa
Sebagai kawasan konservasi, lokasi ini dikelilingi banyak pepohonan yang dimanfaatkan sebagai penyuplai oksigen.
Begitu memasuki kawasan ini, pengunjung akan disambut dengan segar, asri dan ketenangan.
Berada di ketinggian 870 mdpl, Kebun Raya Kuningan menyuguhkan hawa sejuk yang cocok untuk lokasi wisata keluarga.
Pengunjung dapat menikmati pebukitan, pohon-pohon rindang dengan mengelilingi taman dan zona tematik yakni Rock Garden, Taman Awi (taman bambu), dan Taman Endemik Ciremai.
Wisatawan dari perkotaan juga dapat menikmati persawahan di sekitar kawasan ini.
Kebun Raya Kuningan dibagi menjadi sembilan zonasi berdasar aneka koleksi tanaman. Wisatawan dapat berkeliling menikmati tanaman yang ada yang jumlahnya lebih dari 20.000 spesimen.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- Promo Alfamart 14-18 Maret 2026: Diskon Sirop dan Wafer Mulai Rp8 Ribuan Jelang Lebaran
- Kisah Unik Pernikahan Mojtaba Khamenei dan Zahra yang Gugur Dibom Israel-AS
Pilihan
-
Kisah Fendi, Bocah Gunungkidul yang Rela Putus Sekolah Demi Rawat Sang Ibu
-
Harry Styles Ungkap Perjuangan Jadi Penyanyi Solo Usai One Direction Bubar
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
Terkini
-
BRI Siapkan Posko Mudik BRImo di 5 Titik Rest Area Tol Jakarta - Jawa
-
Sinopsis dan 5 Fakta Menarik Absentia, Serial Thriller Stana Katic Tayang di Netflix
-
Siasat Pemudik Motor: Berangkat Malam Lewat Kalimalang Agar Tak Kepanasan dan Tetap Puasa
-
Antrean KA Bandara di Stasiun Jogja Membludak, Angkut 637 Ribu Pemudik
-
Purbaya Pastikan Harga BBM Tak Naik Meski Minyak Global Membara
-
Arus Mudik Lebaran 2026: Penumpang di Stasiun Solo Balapan Mulai Ramai
-
7 Cara Membalas Ucapan Selamat Idulfitri dari Non-Muslim dengan Sopan
-
Eugen Polanski Janji Tak Otak-atik Formasi, Kevin Diks Terus Jadi Kapten Gladbach?
-
Profil Kathryn Hahn Geser Scarlett Johansson Perankan Mother Gothel di Tangled Live Action
-
Program Perumahan Rakyat Akan Tekan Kasus TBC dan Stunting