PURWOKERTO.SUARA.COM, KEBUMEN - Sebanyak 10 orang pejabat Administrator (eselon III) dan Pengawas (eselon IV) di Pemkab Kebumen dirotasi dan dilantik oleh Bupati Kebumen Arif Sugiyanto. Pelantikan berlangsung di Pendopo Kabumian, Kamis 5 Oktober 2023.
Pejabat yang dilantik tersebut antara lain; Camat Kebumen Puji Lestari dirotasi menjadi Kepala Bagian Umum Setda.
Jabatan Camat Kebumen diisi Bahrun Munawir yang sebelumnya menjabat Sekretaris Bappeda. Kemudian Sekretaris Bappeda diisi Yunita Prasetyani yang sebelumnya Sekretaris Dinas Pariwisata dan Kebudayaan.
Ada juga pejabat yang promosi. Kabid Kebudayaan Disparbud Ma’rifah dipromosikan sebagai Sekretaris Dinas Pariwisata dan Kebudayaan.
Kabid Administrasi Desa Dinas Permades dipromosikan menjadi Kabag Fasilitasi Penganggaran dan Pengawasan Sekretariat DPRD. Jabatan Kabid Administrasi Desa selanjutnya dijabat Umi Yuliastuti yang semula menjabat Subkoor Bappeda.
Bupati mengatakan, pelantikan merupakan hal yang wajar, untuk pemenuhan kebutuhan organisasi. Membina karier pegawai dengan menerapkan prinsip menempatkan pegawai pada posisi yang tepat.
"Sesuai kebutuhan organisasi memang masih banyak jabatan yang kosong, dan perlu harus diisi, sehingga kita juga melakukan regenerasi dengan melakukan promosi jabatan. Jadi memang sesuai kebutuhan," ujar Bupati.
Dalam merotasi ini, Bupati telah mempertimbangkan sejumlah aspek, termasuk kapasitas dan profesionalitas ASN. Bupati percaya mereka yang menduduki jabatan baru bisa cepat melakukan adaptasi. Karena dari mereka sudah berpengalaman.
"Misalnya Bahrun Munawir, kan dulu sudah pernah jadi Camat, sekarang kita tempatkan sebagai Camat Kebumen. Tentu saya yakin bisa bekerja dalam memberikan pelayanan terhadap masyarakat Kebumen," ucapnya.
Baca Juga: Berjarak 22 Km dari Alun-Alun Majalengka, Wisata Alam Ini Tawarkan Udara Sejuk dan Air yang Jernih
Bupati berharap kepada semua ASN dan pejabat yang dilantik, bisa turut serta memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai kebijakan pemerintah yang sering kali disalah-artikan atau belum dipahami sepenuhnya oleh masyarakat sehingga di luar issue-nya menjadi liar.
"Seperti pembangunan Alun-alun Kebumen, itu sering ada yang bilang kenapa pembangunan seolah-olah hanya fokus di kota. Padahal pemerintah banyak membangun di wilayah juga, baik jembatan, jalan, talud, irigasi dan lain sebagainya. Ini yang perlu dijelaskan, pembangunan tidak tersentral di kota," jelasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Ironi di Sungai Mahakam: Batu Bara Melaju, Rumah Warga Layu
-
Gagal Sembunyi! Penyelundup 325 Kg Sabu Thailand Gunakan Chat Enkripsi Militer Ditangkap Bareskrim
-
Apakah Sunscreen SPF 30 Cukup untuk Lindungi Kulit Sehari-hari? Ini Kata Dokter
-
Blunder SF Hariyanto Sebut MBG Bikin PAD Rendah, Mengapa Tak Dikritik Gerindra?
-
MotoGP Belanda 2026: Sengit, Jorge Martin Ambil Alih Pimpinan Klasemen!
-
Pasar Logistik ASEAN Tembus Rp6.958 Triliun, Indonesia Punya Peluang Emas Jadi Pemimpin
-
Kematian Janggal Pemilik Bengkel di Banyumas, Warga Curiga Terjadi Pembunuhan
-
Harga iPhone 18 Pro Dirumorkan Naik, iPhone Lipat Apple Bisa Tembus Rp30 Juta?
-
Rupiah Hari Ini Menguat ke Rp17.865 per Dolar AS, BI Disebut Lakukan Intervensi
-
Semangat Tak Kenal Usia, Craig Gordon Jadi Kiper Tertua di Piala Dunia 2026