PURWOKERTO.SUSRA.COM – Pramuka siaga diharapkan dapat terus berkembang dengan diberikan ruang untuk mengasah kemampuan dan kecakapan sehingga timbul kemandirian dan pengalaman yang menyenangkan.
Hal tersebut dikemukakan oleh Ketua Kwarran Pramuka Kecamatan Karangkobar Arman Riyadi saat membuka pertemuan Pramuka sehari (Persari) pada Sabtu 7 Oktober 2023 di SMPN 2 Karangkobar.
“Proses pembinaan Pramuka siaga harus terus dan rutin dilakukan, berikan nanda-nanda untuk berkembang dengan berbagai kegiata di luar ruangan yang menarik, ceria dan menyenangkan,” ujarnya.
Lebih jauh Arman menjelaskan, dengan inovasi dan kreativitas serta pembinaan yang terus rutin dilakukan, maka akan terbentuk tunas-tunas muda yang handa dan berkualitas.
“Persari ini kami laksanakan untuk merespon keresahan teman-teman pembina di Pangkalan tentang bagaimana cara menguji SKU, SKK, mengasah kecakapan, kemandirian dan pengalaman anak dengan kegiatan yang menyenangkan,” lanjutnya.
Pihaknya menjelaskan, seluruh pantia kegiatan yang terlibat juga berasal dari pembina pangkalan peserta Persari.
“Kami harapkan ini dapat memberikan manfaat ganda, sehingga Persari bukan hanya dirasakan peserta didik tapi juga pembina yang juga saling bertukar pengalaman,” pungkasnya.
Sementara itu ketua panitia kegiatan Sri Mulyati mengatakan, Persari sedikitnya diikuti oleh 700 anak siaga yang berasal dari 32 Pangkalan SD/MI yang ada di Karangkobar.
“Ada lima pos kegiatan yang kami gelar dalam kegiatan Persari ini dan semuanya merupakan kolaborasi dari seluruh pembina pangkalan Gugus Depan,” ujarnya.
Baca Juga: Program Mubeng, Bupati Kebumen Pilih Serap Aspirasi di Rumah Warga
Pihaknya menjelaskan, Persari diisi dengan materi yang berasal dari Syarat Kecakapan Umum (SKU) dan Syarat Kecakapan Khusus (SKK).
“Materinya sendiri kami mengacu pada SKU dan SKK diantaranya penunjuk jalan, juru peta, gerak jalan, menyanyi, pengamatan, P3K, dan Pemadam Kebakaran,” lanjutnya.
Pihaknya menambahkan, Persari dikemas dengan metode penjelajahan menemukan 5 Pos yang sudah kami sebar di sekitar Desa Karanggondang.
Terpisah, Andalan Cabang Urusan Pramuka Siaga Kwartir Cabang Banjarnegara Sugeng Wiyono menghatakan mengatakan, Persari di Kwartir Ranting Karangkobar sangat mungkin menjadi percontohan bagi 19 Kwartir Ranting lain yang ada di Banjarnegara.
“Kita ini sedang berupaya memenuhi hak peserta didik, salah satunya mengantarkan mereka mencapai kecakapan tertinggi, Pramuka Garuda,” ujarnya.
Lebih jauh Wiyong mengtakan, salah satu syarat menjadi Pramuka Siaga Garuda yakni harus pernah ikut Persari.
“Sejatinya seluruh nanda-nanda Siaga peserta Persari ini sedang diberi peluang yang sama untuk menjadi Pramuka Garuda,” lanjutnya.
Pihaknya berharap dan yakin, metode yang saat ini sedang dikembangkan oleh Kwartir Ranting Karangkobar kelak pasti akan jadi contoh bagi Kwartir Ranting yang lain.
“Ini membuktikan bahwa gairah pembinaan Pramuka di Banjarnegara terus menggelora dan acap kali menciptakan inovasi serta hal baru dalam proses pembinaan,” pungkasnya.**Alw
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim