PURWOKERTO.SUARA.COM, KEBUMEN- Makam adalah tempat peristirahatan terakhir orang yang telah meninggal. Setiap desa biasanya memiliki tempat pemakaman umum (TPU) untuk memakamkan warga setempat yang meninggal.
Umumnya makam atau kuburan hanya berupa gundukan tanah dengan batu nisan sebagai penanda identitas yang dimakamkan. Jika pun ada makam yang dibangun di TPU, biasanya itu makam tertentu milik orang yang ditokohkan karena jasanya semasa hidup.
Namun di Kebumen, khususnya di bagian pegunungan utara, ternyata masih banyak ditemukan makam di TPU yang dibangun atau dibuatkan rumah. Penulis pun kaget ketika melintas di jalan yang sebelahnya ada makam di daerah Kecamatan Karanggayam.
Dari kejauhan, makam itu lebih mirip seperti perumahan penduduk karena banyak rumah kecil berdiri berhimpitan. Bangunan itu dibangun permanen dengan atap genteng.
Namun setelah mendekat, terlihat jelas itu bukan hunian. Karena ukurannya yang lebih kecil.
Juga tidak ada warga yang beraktivitas di sana. Ketika masuk di rumah-rumah kecil itu, yang terlihat hanyalah batu-batu nisan dengan nama-nama orang yang sudah meninggal.
Sudah tentu itu adalah kuburan. Uniknya, satu rumah atau bangunan itu tidak mesti berisi satu kuburan dengan satu nisan. Di dalam satu bangunan itu, bisa berisi banyak batu nisan.
Masing-masing batu nisan bertuliskan orang yang meninggal. Mungkin beberapa makam yang dikumpulkan dalam satu tempat itu masih punya ikatan keluarga.
Baca Juga: Ini Jadwal dan Link Streaming Brunei Vs Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?