PURWOKERTO.SUARA.COM – Ditengah serba kekurangan, Soedirman tumbuh menjadi pribadi yang hebat karena digembleng dengan berbagai kondisi yang tidak ideal.
Hal tersebut dikemukakan oleh budayawan Purbalingga Agus Sukoco dihadapan ribuan anggota Pramuka Sako Sekolah Islam Terpadu (SIT) se Korda Banyumas pada kemah ukhuwah di Bumper Munjulluhur Purbalingga Kamis 19 Oktober 2023.
"Sejak kecil Soedirman sudah menjalani laku prihatin, hidup tidak dengan orang tua kandung, ayahnya akhirnya meninggal,” ujarnya.
Lebih jauh dirinya menjelaskan, generasi millenial saat ini hendaknya meneladadi kisah Soedirman terlebih ditengah kemajuan teknologi seperti saat ini.
“Anak-anak sekarang harus lebih hebat karena saat ini semuanya terfasilitasi," lanjutnya.
Sementara itu sejarawan asal Banjarnegara, Heni Purwono membandingkan apa yang dihadapi Soedirman saat itu merupakan kekuatan yang sangat besar.
"Soedirman menghadapi pasukan Inggris dan Belanda, yang mereka pemenang Perang Dunia ke 2,” ujarnya.
Heni menggambarkan, Ibaratnya, saat ini, Manchester United melawan Persibangga, Persibas, Persibara atau PSCS dan secara logika tidak mungkin menang.
“Namun atas pertolongan Allah, kita bisa menang dan bahkan di Surabaya, dua perwira Inggris tewas, hal yang tidak pernah terjadi di Perang Dunia 2," jelas Heni.
Baca Juga: Potret Rumah Tahan Gempa di Purbalingga, Pembangunan Lebih Cepat dan Hemat
Lebih jauh dirinya menjelaskan, semua keberhasilan tersebut diraih karena taktik perang gerilya yang dijalankan oleh Soedirman.
Ditambahkan, kemah ukhuwah Satuan Komunitas (Sako) Pramuka Sekolah Islam Terpadu (SIT) se Korda Banyumas Raya diikuti oleh ribuan siswa Penggalang jenjang SD, SMP hingga SMA SIT se Banyumas raya.
Tak hanya diberikan materi tentang sejarah Soedirman, pada kegiatan tersebut seluruh peserta juga memeragakan simulasi perang gerilya di sekitar arena bumi perkemahan.**Alw
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Tol Bocimi KM 72 Longsor! Jalur Arah Bogor dan Jakarta Ditutup Sementara
-
Identitas Korban Bus ALS di Muratara Mulai Terungkap, Ini Daftar Nama yang Sudah Teridentifikasi
-
5 Poin Panas Polemik PSEL Bogor: Mulai dari Ancaman Kesehatan Hingga Tawaran Studi Banding ke China
-
Bus ALS yang Terbakar di Muratara Ternyata Bawa Motor dan Tabung Gas Elpiji
-
5 Rekomendasi Brand Sepatu Lokal Terbaik yang Sedang Trend di Tahun 2026, Gaya Kamu Auto Naik Level
-
5 Rekomendasi Wisata Karawang Wajib Kamu Kunjungi Bareng Keluarga, Dijamin Seru dan Edukatif
-
Sejumlah Kader Nasdem dan Parpol Lain di Kabupaten Sarmi Papua Pindah ke PSI
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Perjalanan Pasutri asal Pati Berubah Mencekam saat Bus ALS Terbakar di Muratara
-
4 Rekomendasi Sepeda Gunung United Bike yang Ramah di Kantong Banget, Mulai Rp2 Jutaan