/
Jum'at, 13 Mei 2022 | 11:00 WIB
infopublik.id

Ranah - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian resmi melantik lima pejabat gubernur pada Kamis (12/5/2022). Salah satu yang dilantik yaitu Direktur Jenderal (Dirjen) Otonomi Daerah Kemendagri Akmal Malik sebagai Penjabat Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar).

Akmal Malik bersama empat penjabat lainnya dilantik untuk menggantikan gubernur defenitif hingga Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak tahun 2024.

Dikutip dari wikipedia.org, Akmal Malik lahir di Pulau Punjung, Kabupaten Dharmasraya, Sumatra Barat (Sumbar) pada 16 Maret 1970. Ini berarti saat ini dia berusia 52 tahun.

Akmal Malik merupakan lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN). Ia juga telah menyelesaikan pendidikan jenjang magister di Universitas Indonesia (UI) dengan jurusan Perencanaan dan Kebijakan Publik.

Akmal Malik merupakan Ketua Umum Dewan Pengurus Nasional Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (DPN IKAPTK) periode 2020-2025.

Akmal Malik bergabung dengan Kemendagri, khususnya Direktorat Jenderal Otonomi Daerah pada 2014 di Subbag Kepegawaian pada Bagian Perundang-Undangan dan Kepegawaian Setditjen Otonomi Daerah.

Kemudian, ia juga pernah menjabat sebagai Sekretaris Ditjen Otonomi Daerah dengan rentang waktu 2018 sampai 2019.

Kemudian, sejak 1 Maret 2019, Akmal Malik juga dipercayai sebagai Plt. Direktur Jenderal Otonomi Daerah. Selanjutnya, menjabat sebagai Direktur Jenderal Otonomi Daerah sejak 9 September 2019 sampai saat ini.

Saat ini, Akmal Malik ditugaskan sebagai Penjabat Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar) sejak 12 Mei 2022.

Diketahui, ada lima penjabat gubernur yang dilantik Mendagri Tito Karnavian pada Kamis (12/5/2022). Yaitu, Al Muktabar, Sekretaris Daerah Banten dan dilantik menjadi Penjabat Gubernur Banten.

Kemudian, Ridwan Djamaluddin, Direktur Mineral dan Batu Bara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, dilantik jadi Penjabat Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel).

Akmal Malik, Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri dilantik menjadi Penjabat Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar).

Berikutnya, Hamka Hendra Noer, Staf Ahli Bidang Budaya Sportivitas Kementerian Pemuda dan Olahraga dilantik jadi Penjabat Gubernur Gorontalo.

Serta, Komisaris Jenderal (Purn) Paulus Waterpauw, Deputi Bidang Pengelolaan Potensi Kawasan Perbatasan BNPP Kementerian Dalam Negeri dilantik sebagai Penjabat Gubernur Papua Barat.

Mendagri Tito mengatakan, pelantikan kelima penjabat itu, karena gubernur defenitif di lima wilayah tersebut sudah habis masa jabatannya. Sementara Pilkada baru akan digelar tahun 2024.

Load More