RanahSuara.id - Kebakaran menghanguskan sebanyak 12 rumah di belakang Pasar Simpang Haru, Kelurahan Sawahan Timur, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang, Sumatra Barat (Sumbar), Sabtu (9/7/2022) dini hari.
Akibat peristiwa ini, puluhan jiwa terdampak dengan taksiran kerugian mencapai ratusan juta rupiah.
Kabid Operasional, Sarana, dan Prasarana Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Padang, Sutan Hendra mengungkapkan, pihaknya menerima informasi soal kebakaran itu pada pukul 00.24 WIB.
Ia menambahkan, bahwa saksi atas nama Imay (42) dan Nia (37 , yang melihat api sudah membesar di salah satu rumah warga, lalu melapor ke Damkar Padang.
"Setelah mendapatkan informasi, petugas langsung menuju lokasi. Setidaknya, ada 10 unit mobil Damkar yang dikerahkan untuk memadamkan api," ujarnya, Sabtu (9/7/2022).
Sutan Hendra mengatakan, pihaknya berhasil memadamkan api sekitar pukul 01.37 WIB. Dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.
"Luas area yang terbakar mencapai 500 meter persegi. Sebanyak 26 jiwa dilaporkan terdampak," bebernya.
Terpisah, Kapolsek Padang Timur, Kompol Afrides menjelaskan, dari informasi yang dihimpun polisi, peristiwa kebakaran diketahui terjadi pada pukul 00.20 WIB.
"Saat itu, saksi atas nama Junairis, 52 tahun, yang merupakan warga setempat melihat api muncul dari rumah salah seorang warga," ucapnya.
Baca Juga: Termasuk untuk Fokus pada Pemulihan Ekonomi, Pemkab Bekasi Bentuk Tim Percepatan Pembangunan Daerah
Selanjutnya terang Afrides, saksi Junairis berteriak setelah melihat kemunculan api tersebut.
Saksi lainnya sebut Afrides, atas nama Hermawati (49), warga sekitar, yang juga melihat kejadian itu ikut berteriak. Teriakan mereka itu mengundang kerumunan warga.
"Karena perumahan warga yang sangat padat, api dengan cepat membesar dan membakar rumah warga. Masyarakat pun mencoba membantu memadamkan api," ucapnya.
Ia mengatakan, bahwa peristiwa kebakatan tersebut juga dilaporkan kepada Dinas Pemadam (Damkar) Padang.
Pada pukul 00.30 WIB, 10 unit mobil Damkar Padang tiba di lokasi untuk memadamkan api.
Afrides menjelaskan, bahwa lokasi kebakaran sudah dipasang garis polisi. Pihaknya pun melakukan penyelidikan.
"Kerugian materil ditaksir mencapai Rp500 juta. Sementara penyebab kebakaran dugaan sementara api berasal dari korsleting listrik," bebernya. (Rahmadi)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
AMD EPYC Bikin Server Gaming Makin Kencang, Shockbyte Pangkas Konsumsi Listrik 30 Persen
-
Bukan Dongeng Biasa: Sisi Gelap dan Brutal di Balik Keimutan Dongeng Kucing
-
Lian, Ombak, dan Luka yang Disembunyikan: Review Jujur Novel Ingatan Ikan-Ikan
-
QRIS Sumsel Tembus Rp14 Triliun, BI Jadikan Pariwisata dan UMKM Motor Ekonomi Digital
-
Cegah Badai PHK Akibat Harga Gas, Dasco Pastikan Pemerintah Berpihak pada Buruh
-
Modus Rayuan dan Uang Jajan, Paman di Lampung Tengah Rudapaksa Keponakan Sendiri
-
Dulu Dicibir Kini Dipuji, Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen di Survei Kompas
-
Detik-detik Gempa Venezuela Mengguncang Pesawat di Bandara Simon Bolivar
-
Geely Lipat Gandakan Produksi EX2 di Purwakarta demi Pangkas Waktu Inden
-
Pendanaan MBG Dinilai Langgar Konstitusi, BEM UI Ajukan Amicus Curiae ke MK