RanahSuara.id - Fenomena Ciyatam Fashion Week membuat sejumlah daerah di Indonesia terinspirasi untuk menggelar event yang sama.
Salah satu daerah yang ikut trend Citayam Fashion Week adalah Sumatra Barat (Sumbar), tepatnya di Bukittinggi dengan nama Jam Gadang Fashion Week.
Dalam video yang diposting di sejumlah media sosial, dalam Jam Gadang Fashion Week menampilkan para pemuda dan pemudi yang berjalan atas zebra cross, dekat Jam Gadang, dengan mengenakan pakaian adat Minang.
Keberadaan Jam Gadang Fashion Week ini pun juga viral di media sosial dan mendapatkan banyak dukungan dari warganet.
Tidak hanya warganet saja, Jam Gadang Fashion Week ini juga mendapatkan perhatian Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno.
Di akun Instagramnya @sandiuno, Sandiaga Uno menggunggah video soal Jam Gadang Fashion Week tersebut.
"Di Sumatera Barat ada 'Jam Gadang Fashion Week'? Demam 'Haradukuh Fashion Week' merambah ke berbagai daerah! Tidak terkecuali di Ranah Minang," tulis Sandiaga Uno.
Sandiaga Uno pun memberikan apresiasi dengan adanya Jam Gadang Fashion Week tersebut karena turut melestarikan pakaian daerah.
"Onde mande rancak bana! Anak-anak muda urang awak ini memperkenalkan sekaligus melestarikan pakaian adat daerahnya dengan cara kekinian kepada generasi milenial dan Gen Z," ungkapnya.
Baca Juga: Keluarkan Desain Baru, Puma Resmi Rilis Kampanye SLIPSTREAM Bersama NCT 127
Sandiaga Uno pun menyambut baik Jam Gadang Fashion Week tersebut. Namun ia mengharapkan kegiatan ini ditata dengan baik.
"Ini satu hal positif yang bisa kita dorong di berbagai daerah, tentunya dengan melibatkan semua stakeholder sehingga nantinya bukan hanya latah karena viral," tuturnya.
"Namun juga ditata dengan baik dan dapat menciptakan multiplier effect terhadap kebangkitan ekonomi, terbukanya peluang usaha dan lapangan kerja baru bagi masyarakat di daerah," sambung Sandiaga Uno.
Ia juga mengharapkan event yang menampilkan pakaian adat ini juga bisa digelar di daerah lainnya di Indonesia.
"Semoga semakin menjamur ke daerah lainnya, menampilkan fesyen sesuai adat dan budaya daerahnya masing-masing," harap Sandiaga Uno.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
-
Tensi Tinggi! Jose Mourinho Boikot Konferensi Pers Jelang Real Madrid vs Benfica
-
Gunung Dempo Masih Waspada, Warga Pagaralam Diminta Jangan Abaikan Imbauan Ini
-
Alfamart-Indomaret Tak Boleh Ekspansi, Kopdes Merah Putih Prabowo Takut Tersaingi?
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
Terkini
-
Menjalin Cinta yang Sehat di Buku Bu, Pantaskah Dia Mendampingiku?
-
Sinopsis dan Fakta Menarik Phantom Lawyer, Yoo Yeon Seok Jadi Pengacara yang Bisa Melihat Hantu
-
Kurniawan Dwi Yulianto Mulai Bergerak, Timnas Indonesia U-17 Mulai Cari-cari Pemain
-
Tak Sekadar Renovasi, Pemerintah Sulap Kampung Kumuh Jadi Pusat Ekonomi Warga
-
Aksi di Mapolda DIY: Massa Kecam Kekerasan Aparat yang Tewaskan Bocah di Maluku
-
Berkat Persib dan Dewa United, Ranking Liga Indonesia Melesat Tajam
-
Berulangnya Kekerasan Anak: Bukti Negara Absen di Level Daerah?
-
Lepas Bayang-Bayang Viralitas 'EGP', Sundanis Buktikan Eksistensi Lewat Single 'Bad Mood'
-
Bosan dengan Hiruk Pikuk Kota? Temukan Oase Ketenangan Ramadan di Pinggir Pantai Dekat Jakarta
-
Langka! Cap Go Meh Bogor 2026, Saat Budaya Tionghoa Berpadu Syahdu dengan Buka Puasa Ramadan