RanahSuara.id - Hari Jadi Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) ke-77 yang jatuh pada Sabtu (1/10/2022) terasa istimewa. Hal ini dikarenakan rute penerbangan internasional Padang – Kuala Lumpur kembali dibuka.
Sebelumnya, rute penerbangan Padang-Kuala Lumpur ini sudah lama terhenti dikarenakan pandemi covid-19. Padahal rute ini sangat penting untuk meningkatkan kunjungan wisatawan ke Sumbar.
Pada Sabtu (1/10/2022) sekitar pukul 07:50 WIB, maskapai Air Asia dari Kuala Lumpur, Malaysia kembali mendarat di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) Padang Pariaman.
Pendaratan pertama maskapai Air Asia dari Kuala Lumpur bernomor penerbangan AK 403 dan membawa kembali pelancong asal negeri jiran ke Ranah Minang.
Sementara itu, penerbangan AK 402 dari BIM menuju Kuala Lumpur dilepas langsung oleh Wakil Gubernur Sumbar, Audy Joinaldy pada pukul 08:30 WIB.
Audy mengungkapkan, dibuka kembali rute Padang – Kuala Lumpur sangat istimewa karena juga bertepatan dengan Hari Jadi Provinsi Sumbar yang ke-77.
Audy mengharapkan pembukaan kembali BIM sebagai entry point Internasional dapat membantu pertumbuhan ekonomi Sumbar, khususnya di sektor pariwisata dan UMKM.
“Setelah sekian lama akhirnya Bandara Internasional Minangkabau dibuka kembali untuk penerbangan internasional. Pembukaan BIM ini tentunya membuka peluang bagi dunia pariwisata dan UMKM Sumbar,” ucap Audy.
Diketahui, manajemen Air Asia menyampaikan bahwa rute Padang – Kuala Lumpur dengan flight AK 402 dan AK 403 akan melayani penerbangan setiap Selasa dan Sabtu, dengan rata-rata penerbangan di pagi hari.
Sebelumnya rute Padang-Kuala Lumpur ini termasuk ramai, karena diterbangi setiap hari. Sebelum pandemi covid-19, wisatawan mancanegara yang datang ke Sumbar kebanyakan berasal dari Malaysia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
- Kunjungi Korban Gempa di NTT Hari Ini, Gus Miftah Gelontorkan Bantuan Rp500 Juta
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Danantara Ambil Opsi Penjualan Aset untuk Sehatkan WIKA
-
Dorong Ekosistem Emas, Direktur Pegadaian Resmi Jadi Ketua Umum Indonesia Bullion Market Association
-
Tren Personal Branding oleh Gen Z: Sesulit Itukah Menjadi Diri Sendiri?
-
Mau Beli Rumah dan Mobil Sekaligus? Cek Penawaran BRI Consumer Expo 2026
-
LPG Terus Dipasok untuk Percepat Pemulihan Gempa NTT
-
OPM Eksekusi Agen BIN di Yahukimo: Korban Sudah Lama Jadi Target Operasi Rahasia!
-
Kalimantan Disebut Setengah Neraka, Pemerintah Didesak Tetapkan Status Bencana Nasional Karhutla
-
Harga Bisa Mentok Rp1, Investor Diminta Jangan Buru-buru Serok Saham
-
Unsoed Buka Suara Soal OTT KPK, Pastikan Tak Ada Kekosongan Kepemimpinan di Rektorat
-
BI Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Transformasi Digital, Andalkan e-Farming hingga QRIS