/
Sabtu, 19 November 2022 | 15:21 WIB
Daniel Mananta. (Instagram @vjdaniel)

Ranah.co.id – Presenter kondang, Daniel Mananta, belakangan ini ramai diperbincangkan publik usai isu mengenai dirinya menjadi seorang mualaf beredar.

Pada Jumat (18/11/2022) lalu, akun Youtube Kasisolusi mengunggah video tentang klarifikasi Daniel Mananta terkait isu yang memberitakan dirinya mualaf. Rene Suhardono mempertanyakan tujuan Daniel Mananta menemui Ustaz Abdul Somad.

"Apakah ini branding, marketing strategy supaya dapat market yang lebih gemuk, inisiatornya siapa, apakah ustaz Abdul Somad atau dari lo?" Tanya Rene Suhardono dikutip dari hops.id pada Sabtu (19/11/2022).

Merespon pertanyaan yang diajukan Rene Suhardono tersebut, Daniel Mananta kemudian menceritakan tentang awal mula perjalanan spiritualnya.

Daniel Mananta mengungkapkan bahwa semasa kecil dia sempat menjadi korban bully karena kepribadiannya yang aneh. Hingga membuat dirinya stress berat di usia muda.

"Saking stresnya di-bully, gue sampai sempat tumbuh uban, itu umur 13 tahun," ujarnya.

Namun, semuanya berubah saat dia meraih ketenaran dan popularitas setelah memenangkan sebuah kompetisi. Julukan “weirdo (orang aneh)” yang diberikan teman-temannya semasa sekolah, kini menjadi pujian bagi dirinya.

"Ketika menang di VJ Hunt 2003, gue merasakan yang namanya ketenaran, punya uang, punya kuasa, dan akhirnya punya teman, yang tadinya mereka nganggap gue weird, mereka jadi mau berteman dengan gue," ungkap Daniel Mananta.

Sampai pada akhirnya, ketenaran yang telah didapat oleh presenter Indonesian Idol ini membuat dia terobsesi akan hal itu. Dia mengaku takut jika suatu saat akan menjadi seorang pecundang lagi.

Baca Juga: Jokowi Buka Muktamar Muhammadiyah dan Aisyiyah di Solo, Hadir Prabowo, Puan hingga Ganjar

Obsesi yang berlebihan yang akhirnya membuat Daniel Mananta menjadikan ketenaran sebagai Tuhan. Dia akan melakukan berbagai cara agar orang lain tetap mengenal dirinya, sekalipun itu berita buruk.

"Bisa dibilang gue membuat ketenaran itu sebagai tuhan gue, gue menyembah ketenaran itu," bebernya.

Cerita Daniel Mananta berlanjut hingga dirinya pernah mengalami gangguan pita suara, pada tahun 2012. Selama berbulan-bulan dia tidak dapat mengeluarkan suaranya saat berbicara.

Hal tersebut membuat dia depresi dan dari sinilah perjalanan spiritualnya dimulai. Dia melakukan segala cara agar suaranya yang berharga dapat kembali. (Rara Mabrura Azzahra/Mg5)

Load More