Ranah.co.id - Kakak mendiang Laura Anna yaitu Greta Irene, memberikan klarifikasi terkait tudingan yang menyebut dirinya menelantarkan sang ayah, Papa Gabor.
Melalui unggahan Instagram Story pada Minggu (18/12/2022), Greta Irene memberikan pernyataan terhadap tuduhan yang ditujukan kepadanya, setelah bungkam selama ini.
Dia mengungkapkan alasan Papa Gabor tidak lagi tinggal di rumah yang sama dan bukan lagi bagian dari keluarga mereka. Ternyata KDRT lah yang menjadi penyebab Papa Gabor Kini tidak tinggal lagi bersama Greta Irene.
"Makasih yang sudah menghujat. Semoga hidup kamu baik-baik saja tanpa harus merasakan jadi istri korban KDRT yang dirasakan oleh mama amel bertahun-tahun," tulis Greta Irene dikutip dari matamata.com pada Senin (19/12/2022).
Greya Irene mengaku tak terima jika keluarganya harus menderita akibat perbuatan Papa Gabor.
"Aku lebih kasian sama mama, aku, dan adik-adik aku yang jadi korban penghinaan dan penganiayaan setiap hari," sambungnya.
Lebih lanjut, perempuan 23 tahun itu juga membantah hujatan yang menyebut dirinya menelantarkan sang ayah.
"Lagipula dia gak ditelantarin begitu aja kok. Kita juga gak telantarin dia kok tenang aja kita gak sejahat itu juga," tegas Greta Irene.
Tudingan penelantaran bermula dari seorang pria bule yang mencecar Greta Irene. Pria tersebut mengaku bahwa dirinya merupakan saudara dari Papa Gabor. Namun, kakak Laura Anna itu mengaku tak kenal dengan pria tersebut.
Baca Juga: Fitur Deteksi Kecelakaan Mobil Apple Tingkatkan Laporan Alarm Palsu
"Yang diomongin orang sana itu dia gak tau apa yang sebenarnya terjadi. Aku aja gak kenal siapa dia," ungkap Greta Irene. (Rara Mabrura Azzahra/Mg5)
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
5 Rekomendasi Sunscreen Ectoin untuk Memperbaiki Skin Barrier dan Anti Polusi
-
Sengketa 6,1 Hektare Kencana Bogor Memanas, AJB Dipersoalkan hingga Dugaan Rekayasa Hukum
-
5 Penyebab Bedak Cakey dan Crack di Garis Senyum, Ini Cara Mengakalinya
-
Bukan Asal Murah, Ini 5 Kriteria Tasya Kamila Saat Memilih Perabotan Rumah Tangga
-
HP 64 GB Mulai Lemot? Coba 6 Trik Sederhana Ini sebelum Ganti Ponsel
-
Jetour T2 i-DM Padukan Desain Boxy Ikonik dengan Teknologi PHEV Modern
-
Mengenal Tengku Mansyur Chalid, Pejuang Daerah asal Siak
-
Lomba Menghias Pasar Godean HUT ke-81 RI, Jadi Wujud Syukur Pedagang
-
Warga Diminta Urunan, Proposal HUT RI Rp76,2 Juta di Kecamatan IT I Palembang Viral
-
Emas 23 Kg Senilai Rp63 M Nyaris Terbang ke Hong Kong, Diselundupkan 7 WNA China