/
Senin, 23 Januari 2023 | 12:07 WIB
Tim gabungan yang melakukan pencarian terhadap komunitas Ikatan Trabas Adventure yang hilang di hutan di Nagari Banjolaweh, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumbar. (SAR Limapuluh Kota)

Ranah.co.id - Rombongan komunitas Ikatan Trabas Adventure dilaporkan hilang di dalam hutan di Nagari Banjolaweh, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat (Sumbar).

Usai dilaporkan hilang, akhirnya tim gabungan berhasil menemukan rombongan komunitas Ikatan Trabas Adventure tersebut pada Senin (23/1/2023) pukul 02.05 WIB. Namun, satu orang dalam rombongan itu dilaporkan meninggal dunia.

"Satu orang dalam rombongan meninggal dunia karena asam lambung," ungkap Koordinator Pos SAR Limapuluh Kota, Robi Saputra, Senin (23/1/2023).

Sementara itu terang Robi, 13 orang dalam rombongan tersebut ditemukan selamat. Komunitas ini sebelumnya melakukan kegiatan trabas membuka jalur baru.

"Mereka membuka jalur baru di lokasi hutan Banjalaweh, Kabupaten Limpuluh Kota sejak Minggu pagi. Rencananya, mereka akan keluar dari hutan pada sore harinya," bebernya.

Namun di saat melakukan aksi trabas di lokasi, terang Robi, penggiat mendapat hujan yang lebat sehingga para penggiat mencari tempat berteduh sampai hari mulai gelap.

"Dan pada malam harinya penggiat belum menemukan jalan keluar," ujarnya.

Robi menambahkan bahwa kemudian operasi SAR dilakukan tim gabungan pada pukul 01.30 WIB. Unsur yang terlibat dalam pencarian di antaranya Basarnas, pemadam kebakaran, Polri, masyarakat dan relawan kebencanaan.

Selanjutnya pukul 02.05 WIB kata Robi, tim gabungan akhirnya menemukan rombongan komunitas trabas ini di dalam hutan.

Baca Juga: Ini 2 Kunci Pendorong Keberhasilan Transformasi Digital BRI!

"14 Korban berhasil ditemukan, di antaranya 13 orang selamat dan 1 orang meninggal dunia. Korban meninggal dunia dievakuasi ke RSUD Suliki," kata Robi. (Irwanda Saputra)

Load More