Ranah.co.id - Uji coba rekayasa lalu lintas sistem satu arah (one way) antara Sicincin dan Padang Lua maupun sebaliknya di jalan lintas Padang-Bukittinggi, bakal dilakukan pada hari ini, Sabtu (8/4/2023) ini.
Kepala Dinas Perhubungan Sumbar Dedy Diantolani mengatakan, uji coba one way pada Sabtu (8/4/2023) ini akan berlangsung selama empat jam.
"Uji coba one way selama 4 jam Sabtu ini, mudah-mudahan dapat secara signifikan menurunkan kemacetan," ujar Dedy, dikutip dari situs resmi Pemprov pada Sabtu (8/4/2023).
Dilansir dari akun instagram resmi Direkorat Lalu Lintas Polda Sumbar @ditlantas_poldasumbar, bahwa uji coba sistem satu arah akan dilaksanakan oleh Polda Sumbar pada pada Sabtu (8/4/2023) pukul 12.00 - 16.00 WIB.
Selama empat jam tersebut, bila pengendara dari arah Padang ke Bukittinggi, dari Simpang Tiga Pasar Sicincin tetap seperti biasa melewati Kayu Tanam, Lembah Anai, Padang Panjang, Aie Angek sampai Simpang Empat Padang Lua, Agam.
Kemudian sebaliknya, pengendara yang datang dari arah Bukittinggi, sampai di Simpang Padang Lua menuju ke arah kanan ke Simpang Tiga Malalak, tempat dimulainya sistem satu arah, terus melewati Malalak, Pasar Tandikek dan finish di Simpang 3 Koto Mambang, Padang Pariaman.
Untuk yang akan ke Padang, dari sini bisa menuju Simpang Tiga Sicincin atau ke arah Pariaman. Menurut info Ditlantas Polda Sumbar, pemberlakuan sistem satu arah akan dimulai H-3 Lebaran Idul Fitri sampai dengan H+3 Lebaran.
Diketahui sebelumnya, Pemprov Sumbar memperkirakan arus mudik ke provinsi ini naik empat kali lipat dibanding tahun sebelumnya. Asisten II Setdaprov Sumbar Wardarusmen mengatakan, pemudik yang masuk ke Sumbar didominasi jalur udara dan darat.
Yang melalui udara, akan masuk ke Sumbar sekitar 100 ribu orang melalui Bandara Minangkabau. Sementara, melalui jalur darat meski tak menyebut jumlah, pemprov juga memprediksi akan naik empat kali lipat dibanding tahun 2022.
Baca Juga: Aksi Kocak Jero Dalang Ledem Ngayah Perdana Bikin Penonton Terpingkal
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
Terkini
-
Viral Pelayanan Jutek di Puskesmas Cisarua, Ini Respons Pimpinan
-
Persib vs PSM Makassar: 6 Poin Penting Pesan Pak Haji Umuh untuk Jaga Tahta Klasemen
-
3 Rekomendasi Sepatu Lokal Terbaik Januari 2026, Kualitas Premium Cuma 300 Ribuan
-
'Satu Foto Sejuta Cerita' Dedie A. Rachim Terpukau oleh Karya Jurnalistik di APFI 2026
-
4 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaik untuk Bapak-Bapak di Mei 2026
-
Long Weekend Makin Nyaman, BSB Cash Bank Sumsel Babel Jadi Andalan Pengguna Tol dan LRT
-
Gaya 'Old Money' dengan Sepatu Lari Lokal: 5 Brand yang Tampil Mewah Tanpa Logo Mencolok
-
Waspada Hantavirus! Banten Pernah Catat 1 Kasus, Pintu Masuk Internasional Dijaga Ketat
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
Dedi Mulyadi Ingin Kembalikan Kawasan Batutulis Bogor Jadi Area Hijau dan Sejarah