Religi / Serba-serbi
Rabu, 28 Februari 2024 | 14:09 WIB
11 Surat Pendek Sholat Tarawih Sebelas Rakaat: Teks Arab, latin, dan Artinya (Suara.com/Ema)

Demi masa,
sesungguhnya manusia benar-benar berada dalam kerugian,
kecuali orang-orang yang beriman dan beramal saleh serta saling menasihati untuk kebenaran dan kesabaran.

3. Surat Al-Humazah

وَيْلٌ لِّكُلِّ هُمَزَةٍ لُّمَزَةٍۙ
ۨالَّذِيْ جَمَعَ مَالًا وَّعَدَّدَهٗۙ
يَحْسَبُ اَنَّ مَالَهٗٓ اَخْلَدَهٗۚ
كَلَّا لَيُنْۢبَذَنَّ فِى الْحُطَمَةِۖ
وَمَآ اَدْرٰىكَ مَا الْحُطَمَةُ ۗ
نَارُ اللّٰهِ الْمُوْقَدَةُۙ
الَّتِيْ تَطَّلِعُ عَلَى الْاَفْـِٕدَةِۗ
اِنَّهَا عَلَيْهِمْ مُّؤْصَدَةٌۙ
فِيْ عَمَدٍ مُّمَدَّدَةٍ ࣖ

wailul likulli humazatil lumazah
alladzii jama’a maalaw wa’addadah
yahsabu anna maalahu ahladah
kallaa layumbadzanna fil huthomah
wamaa adrooka mal huthomah
naarullohil muuqodah
allatii taththoli’u ‘alal af-idah
innahaa ‘alaihim mu’shodah
fii ‘amadim mumaddadah

Artinya:

Celakalah setiap pengumpat lagi pencela
yang mengumpulkan harta dan menghitung-hitungnya.
Dia (manusia) mengira bahwa hartanya dapat mengekalkannya.
Sekali-kali tidak! Pasti dia akan dilemparkan ke dalam (neraka) Hutamah.
Tahukah kamu apakah (neraka) Hutamah?
(Ia adalah) api (azab) Allah yang dinyalakan
yang (membakar) naik sampai ke hati.
Sesungguhnya dia (api itu) tertutup rapat (sebagai hukuman) atas mereka,
(sedangkan mereka) diikat pada tiang-tiang yang panjang.

4. Surat Al-Fiil

اَلَمْ تَرَ كَيْفَ فَعَلَ رَبُّكَ بِاَصْحٰبِ الْفِيْلِۗ
اَلَمْ يَجْعَلْ كَيْدَهُمْ فِيْ تَضْلِيْلٍۙ
وَّاَرْسَلَ عَلَيْهِمْ طَيْرًا اَبَابِيْلَۙ
تَرْمِيْهِمْ بِحِجَارَةٍ مِّنْ سِجِّيْلٍۙ
فَجَعَلَهُمْ كَعَصْفٍ مَّأْكُوْلٍ ࣖ

alam taro kaifa fa’ala robbuka bi-ashhaabil fiil
alam yaj’al kaidahum fii tadhliil
wa arsala ‘alaihim thoiron abaabiil
tarmiihim bihijaarotim min sijjiil
faja’alahum ka’ashfim ma’kuul

Baca Juga: LENGKAP! Panduan Sholat Tarawih dan Witir 11 Rakaat Sendiri di Rumah: Niat, Tata Cara, Doa

Artinya:

Tidakkah engkau (Nabi Muhammad) memperhatikan bagaimana Tuhanmu telah bertindak terhadap pasukan bergajah?
Bukankah Dia telah menjadikan tipu daya mereka itu sia-sia?
Dia mengirimkan kepada mereka burung yang berbondong-bondong
yang melempari mereka dengan batu dari tanah liat yang dibakar,
sehingga Dia menjadikan mereka seperti daun-daun yang dimakan (ulat).

5. Surat Al-Quraisy

لِاِيْلٰفِ قُرَيْشٍۙ
اٖلٰفِهِمْ رِحْلَةَ الشِّتَاۤءِ وَالصَّيْفِۚ
فَلْيَعْبُدُوْا رَبَّ هٰذَا الْبَيْتِۙ
الَّذِيْٓ اَطْعَمَهُمْ مِّنْ جُوْعٍ ەۙ وَّاٰمَنَهُمْ مِّنْ خَوْفٍ ࣖ

li iilaafi quraiisy
iilaafihim rihlatasy syitaa-i wash shoiif
falya’buduu robba haadzal baiit
alladzii ath’amahum minjuu’iw wa-aamanahum min khouf

Artinya:

Disebabkan oleh kebiasaan orang-orang Quraisy,
(yaitu) kebiasaan mereka bepergian pada musim dingin dan musim panas (sehingga mendapatkan banyak keuntungan),
maka hendaklah mereka menyembah Tuhan (pemilik) rumah ini (Ka‘bah)
yang telah memberi mereka makanan untuk menghilangkan lapar dan mengamankan mereka dari rasa takut.

6. Surat Al-Maun

اَرَءَيْتَ الَّذِيْ يُكَذِّبُ بِالدِّيْنِۗ
فَذٰلِكَ الَّذِيْ يَدُعُّ الْيَتِيْمَۙ
وَلَا يَحُضُّ عَلٰى طَعَامِ الْمِسْكِيْنِۗ
فَوَيْلٌ لِّلْمُصَلِّيْنَۙ
الَّذِيْنَ هُمْ عَنْ صَلَاتِهِمْ سَاهُوْنَۙ
الَّذِيْنَ هُمْ يُرَاۤءُوْنَۙ
وَيَمْنَعُوْنَ الْمَاعُوْنَ ࣖ

aro-aital ladzii yukaddzibu biddiin
fadzaalikal ladzii yadu”ulyatiim
walaa yahuddhu ‘alaa tho’aamil miskiin
fawailul lil musholliin
alladziina hum ‘an sholaatihim saahuun
alladziina hum yuroo-uun
wayamna’uunal ma’uun

Artinya:

Tahukah kamu (orang) yang mendustakan agama?
Itulah orang yang menghardik anak yatim
dan tidak menganjurkan untuk memberi makan orang miskin.
Celakalah orang-orang yang melaksanakan salat,
(yaitu) yang lalai terhadap salatnya,
yang berbuat riya,
dan enggan (memberi) bantuan.

7. Surat Al-Kautsar

اِنَّآ اَعْطَيْنٰكَ الْكَوْثَرَۗ
فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْۗ
اِنَّ شَانِئَكَ هُوَ الْاَبْتَرُ ࣖ

innaa a’thoinaakal kautsar
fasolli lirobbika wanhar
inna syaani-aka huwal abtar

Artinya:

Sesungguhnya Kami telah memberimu (Nabi Muhammad) nikmat yang banyak.
Maka, laksanakanlah salat karena Tuhanmu dan berkurbanlah!
Sesungguhnya orang yang membencimu, dialah yang terputus (dari rahmat Allah).

8. Surat Al-Kafirun

قُلْ يٰٓاَيُّهَا الْكٰفِرُوْنَۙ
لَآ اَعْبُدُ مَا تَعْبُدُوْنَۙ
وَلَآ اَنْتُمْ عٰبِدُوْنَ مَآ اَعْبُدُۚ
وَلَآ اَنَا۠ عَابِدٌ مَّا عَبَدْتُّمْۙ
وَلَآ اَنْتُمْ عٰبِدُوْنَ مَآ اَعْبُدُۗ
لَكُمْ دِيْنُكُمْ وَلِيَ دِيْنِ ࣖ

qul yaa ayyuhal kaafiruun
laa a’budu maa ta’buduun
walaa antum ‘aabiduuna maa a’bud
walaa ana ‘aabidum maa ‘abat tum
walaa antum ‘aabiduuna maa a’bud
lakum diinukum waliyadiin

Artinya:

Katakanlah (Nabi Muhammad), “Wahai orang-orang kafir,
aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah.
Kamu juga bukan penyembah apa yang aku sembah.
Aku juga tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah.
Kamu tidak pernah (pula) menjadi penyembah apa yang aku sembah.
Untukmu agamamu dan untukku agamaku.”

9. Surat An-Nasr

اِذَا جَاۤءَ نَصْرُ اللّٰهِ وَالْفَتْحُۙ
وَرَاَيْتَ النَّاسَ يَدْخُلُوْنَ فِيْ دِيْنِ اللّٰهِ اَفْوَاجًاۙ
فَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ وَاسْتَغْفِرْهُۗ اِنَّهٗ كَانَ تَوَّابًا ࣖ

idzaa jaa-a nashrullaahi wal fath
waro-aitan naasa yadkhuluuna fii diinillaahi afwaajaa
fasabbih bihamdi robbika wastaghfirhu innahuu kaana tawwabaa

Artinya:

Apabila telah datang pertolongan Allah dan kemenangan
dan engkau melihat manusia berbondong-bondong masuk agama Allah,
bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu dan mohonlah ampun kepada-Nya. Sesungguhnya Dia Maha Penerima tobat.

10. Surat Al-Lahab

تَبَّتْ يَدَآ اَبِيْ لَهَبٍ وَّتَبَّۗ
مَآ اَغْنٰى عَنْهُ مَالُهٗ وَمَا كَسَبَۗ
سَيَصْلٰى نَارًا ذَاتَ لَهَبٍۙ
وَّامْرَاَتُهٗ ۗحَمَّالَةَ الْحَطَبِۚ
فِيْ جِيْدِهَا حَبْلٌ مِّنْ مَّسَدٍ ࣖ

tabbat yadaa abii lahabiw watab
maa aghnaa ‘anhumaa luhuu wamaa kasab
sayashlaa naaron dzaata lahab
wamroatuhuu hammaa latal hatob
fii jiidihaa hablum mimmasad

Artinya:

Binasalah kedua tangan Abu Lahab dan benar-benar binasa dia.
Tidaklah berguna baginya hartanya dan apa yang dia usahakan.
Kelak dia akan memasuki api yang bergejolak (neraka),
(begitu pula) istrinya, pembawa kayu bakar (penyebar fitnah).
Di lehernya ada tali dari sabut yang dipintal.

11. Surat Al- a'la

سَبِّحِ اسْمَ رَبِّكَ الْاَعْلَىۙ
الَّذِيْ خَلَقَ فَسَوّٰىۖ
وَالَّذِيْ قَدَّرَ فَهَدٰىۖ
وَالَّذِيْٓ اَخْرَجَ الْمَرْعٰىۖ
فَجَعَلَهٗ غُثَاۤءً اَحْوٰىۖ
سَنُقْرِئُكَ فَلَا تَنْسٰىٓ ۖ
اِلَّا مَا شَاۤءَ اللّٰهُ ۗاِنَّهٗ يَعْلَمُ الْجَهْرَ وَمَا يَخْفٰىۗ
وَنُيَسِّرُكَ لِلْيُسْرٰىۖ
فَذَكِّرْ اِنْ نَّفَعَتِ الذِّكْرٰىۗ
سَيَذَّكَّرُ مَنْ يَّخْشٰىۙ
وَيَتَجَنَّبُهَا الْاَشْقَىۙ
الَّذِيْ يَصْلَى النَّارَ الْكُبْرٰىۚ
ثُمَّ لَا يَمُوْتُ فِيْهَا وَلَا يَحْيٰىۗ
قَدْ اَفْلَحَ مَنْ تَزَكّٰىۙ
وَذَكَرَ اسْمَ رَبِّهٖ فَصَلّٰىۗ
بَلْ تُؤْثِرُوْنَ الْحَيٰوةَ الدُّنْيَاۖ
وَالْاٰخِرَةُ خَيْرٌ وَّاَبْقٰىۗ
اِنَّ هٰذَا لَفِى الصُّحُفِ الْاُوْلٰىۙ
صُحُفِ اِبْرٰهِيْمَ وَمُوْسٰى ࣖ

Sabbiḥisma rabbikal-a‘lā.
Allażī khalaqa fasawwā.
Wal-lażī qaddara fahadā.
Wal-lażī akhrajal-mar‘ā.
Fa ja‘alahū guṡā'an aḥwā.
Sanuqri'uka falā tansā.
Illā mā syā'allāh(u), innahū ya‘lamul-jahra wa mā yakhfā.
Wa nuyassiruka lil-yusrā.
Fa żakkir in nafa‘atiż-żikrā.
Sayażżakkaru may yakhsyā
Wa yatajannabuhal-asyqā.
Allażī yaṣlan-nāral-kubrā.
Ṡumma lā yamūtu fīhā wa lā yaḥyā.
Qad aflaḥa man tazakkā.
Wa żakarasma rabbihī fa ṣallā.
Bal tu'ṡirvnal-ḥayātad-dun-yā.
Wal-ākhiratu khairuw wa abqā.
Inna hāżā lafiṣ-ṣuḥufil-ūlā.
Ṣuḥufi ibrāhīma wa mūsā.

Artinya:

Sucikanlah nama Tuhanmu Yang Mahatinggi,
yang menciptakan, lalu menyempurnakan (ciptaan-Nya),
yang menentukan kadar (masing-masing) dan memberi petunjuk,
dan yang menumbuhkan (rerumputan) padang gembala,
lalu menjadikannya kering kehitam-hitaman.
Kami akan membacakan (Al-Qur’an) kepadamu (Nabi Muhammad) sehingga engkau tidak akan lupa,
kecuali jika Allah menghendaki. Sesungguhnya Dia mengetahui yang terang dan yang tersembunyi.
Kami akan melapangkan bagimu jalan kemudahan (dalam segala urusan).
Maka, sampaikanlah peringatan jika peringatan itu bermanfaat.
Orang yang takut (kepada Allah) akan mengambil pelajaran,
sedangkan orang-orang yang celaka (kafir) akan menjauhinya,
(yaitu) orang yang akan memasuki api (neraka) yang besar.
Selanjutnya, dia tidak mati dan tidak (pula) hidup di sana.
Sungguh, beruntung orang yang menyucikan diri (dari kekafiran)
dan mengingat nama Tuhannya, lalu dia salat.
Adapun kamu (orang-orang kafir) mengutamakan kehidupan dunia,
padahal kehidupan akhirat itu lebih baik dan lebih kekal.
Sesungguhnya (penjelasan) ini terdapat dalam suhuf (lembaran-lembaran) yang terdahulu,
(yaitu) suhuf (yang diturunkan kepada) Ibrahim dan Musa.

Demikian itu 11 surat pendek sholat tarawih 11 rakaat teks arab, latin, dan artinya. Semoga bermanfaat.

Kontributor : Mutaya Saroh

Load More