Suara.com - Dikenal memiliki banyak sekali tradisi dan budaya, Indonesia jelas selalu menarik untuk dikulik. Di Bogor, ada satu tradisi yang disebut cucurak. Sekilas mengenai tradisi cucurak menyambut Ramadhan bisa Anda cermati di artikel ini.
Seperti yang diketahui secara luas, Ramadhan sendiri selalu dinantikan umat muslim di seluruh dunia. Bulan pernuh berkah ini menjadi ladang mencari pahala dengan ibadah puasa yang dilakukan, lengkap demgan semua niat dan amalan pendampingnya.
Tradisi Cucurak di Bogor
Tradisi ini sendiri berada di Bogor, Jawa Barat. Cucurak atau curak-cura berasal dari bahasa Sunda, yang memiliki arti senang-senang atau bersenang-senang. Tradisi ini sendiri dilakukan dengan berkumpul bersama anggota keluarga besar dan teman-teman dekat, untuk merayakan bulan penuh kemenangan.
Cucurak jadi satu hal yang tidak terpisahkan dari masyarakat Bogor dan Jawa Barat, karena secara turun temurun telah dilakukan. Tidak sekedar berkumpul saja, tradisi ini dilengkapi dengan penyajian makanan sederhana dan tradisional, yang menambah kehangatan momen tersebut.
Beberapa menu wajib yang disajikan pada saat berkumpul antara lain adalah nasi liwet, tahu, tempe, ikan asin, hingga lalapan dan sambal. Penyajiannya tidak menggunakan piring, melainkan daun pisang yang diletakkan di bawah, dan dinikmati bersama sama secara lesehan.
Tidak sekedar jadi rutinitas belaka, cucurak juga jadi ajang silaturahmi untuk banyak orang Bogor. Di waktu yang sama, tradisi ini juga mengajarkan cara bersyukur atas rezeki yang didapatkan dengan saling berbagi dan menikmati bersama berkah yang didapatkan.
Kapan Cucurak Dilakukan?
Meski banyak dilakukan di waktu yang berbeda-beda, mayoritas orang yang melakukan cucurak memilih waktu satu minggu sebelum bulan Ramadhan tiba atau sepekan sebelum ibadah puasa pertama dilakukan.
Baca Juga: Puasa Pertama Ramadhan 2024 Libur? Cek Jawabannya di Sini!
Cucurak juga tidak hanya dilakukan di rumah keluarga di kampung saja, tapi bisa di berbagai tempat lain yang cocok untuk berkumpul. Pada dasarnya, fokus tradisi ini terletak pada kebersamaan dan berkumpulnya orang-orang terdekat untuk mensyukuri nikmat yang diberikan di waktu waktu makan yang sama, sehingga santapan sederhana terasa jauh lebih nikmat.
Kesempatan ini banyak dilihat oleh pengelola area wisata, untuk memberikan paket-paket wisata yang sudah memasukkan makanan dan sewa tempat pada warga. Jadi jika Anda ingin melakukan cucurak di tempat wisata, Anda bisa mulai berburu paketnya sekarang juga.
Itu tadi sekilas tentang mengenal tradisi cucurak menyambut Ramadhan yang dilakukan oleh warga Bogor dan Jawa Barat. Semoga menjadi artikel yang berguna, dan selamat melanjutkan kegiatan Anda berikutnya!
Kontributor : I Made Rendika Ardian
Berita Terkait
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Bahlil Siapkan Skema Dana Bioetanol, Formula Mirip B50 agar E10 Jalan Mulus 2027
-
Buktikan Belum Ada yang Geser, Rossa Hipnotis 3 Ribu Penonton di Soul Concert VII
-
Respons Laporan Netizen Soal Toko Obat Ilegal, KDM Tegaskan Tak Takut Intervensi Backing
-
Imigrasi Sumut-Pemko Tebing Tinggi Teken Perjanjian Pinjam Pakai Gedung Unit Layanan Paspor
-
Apakah Viva Whitening Cream Bisa Samarkan Flek Hitam? Cek Klaim Pengguna
-
Ratusan Bangunan Liar di Cianjur Ditertibkan
-
4 Low pH Cleanser Beta Glucan, Kunci Kelembapan Maksimal pada Kulit Kering
-
Pelantikan DHD 45 Sumut, Bobby Nasution Ajak Generasi Muda Gelorakan Semangat Juang '45
-
Polisi Ungkap Kronologi-Motif Wanita Bunuh Diri Pakai Senpi di Medan
-
Korset dari Kuala Lumpur: Siasat Gagal WNA Malaysia Selundupkan Sabu Rp2,7 Miliar