Religi / Serba-serbi
Kamis, 07 Maret 2024 | 14:10 WIB
Bacaan Wirid Subhanal Malikil Quddus Tarawih Beserta Keutamaannya (Pexels)

Allahumma inni as Aluka ridhoka wal jannah, wa a'udzu bika min sakhathika wannaar. 

Artinya: "Tuhanku, aku memohon ridha dan surga-Mu. Aku juga berlindung kepada (rahmat)-Mu dari murka dan neraka-Mu." (Nomor 1-3 diulang sebanyak 3 kali) 

4. Membaca Tasbih Subhanal Malikil Qudduus (sebanyak 3 kali) 

سُبْحَانَ الْمَلِكِ الْقُدُّوسِ 

Subhanal Malikil Qudduus 

Artinya: "Mahasuci Tuhan yang kudus." (HR An-Nasa’i dan Ibnu Majah). 

5. Membaca Pujian 

سُبُّوْحٌ قُدُّوْسٌ رَبُّنَا وَرَبُّ المَلَائِكَةِ وَالرُّوْحِ 

Subbuuhun, qudduuun, Rabbuna wa Rabbul malaaikati war ruuh. 

Baca Juga: Tuntunan Tata Cara Sholat Tarawih Sendiri 11 Rakaat Lengkap, Pakai Doa Iftitah?

Artinya: "Suci dan qudus Tuhan kami, Tuhan para malaikat dan Jibril." (HR Al-Baihaqi dan Ad-Daruqutni). 

6. Doa Mohon Keampunan (sebanyak 3 kali) 

اللَّهُمَّ إنَّك عَفْوٌ كَرِيمٌ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي 

Allahumma innaka 'afuwwun karīmun tuhibbul 'afwa, fa'fu 'annii. 

Artinya: "Ya Tuhanku, sungguh Engkau Maha pengampun lagi pemurah. Engkau menyukai ampunan, oleh karenanya ampunilah aku." 

7. Doa Sholat Witir 

Diriwayatkan dalam kitab Nihayatuz Zain karya Syekh Nawawi al-Bantani, berikut bacaan doa setelah sholat witir: 

وَيُسَنُّ أَنْ يَقُولَ بَعْدَ الْوِتْرِ ثَلَاثَ مَرَّاتٍ سُبْحَانَ الْمَلِكِ الْقُدُّوسِ وَأَنْ يَقُولَ اللَّهُمَّ إنِّي أَعُوذُ بِرِضَاك مِنْ سَخَطِك وَبِمُعَافَاتِك مِنْ عُقُوبَتِك وَأَعُوذُ بِك مِنْك لَا أُحْصِي ثَنَاءً عَلَيْك أَنْتَ كَمَا أَثْنَيْت عَلَى نَفْسِك 

Artinya, “Seseorang dianjurkan setelah shalat witir membaca tiga kali, ‘Subhānal malikil quddūs,’ kemudian membaca, ‘Allāhumma inī a‘ūdzu bi ridhāka min sakhathika, wa bi mu‘āfātika min ‘uqūbatika. Wa a‘ūdzu bika minka, lā uhshī tsanā’an alayka anta kamā atsnayta ‘alā nafsika.” [Syekh Nawawi al-Bantani, Nihayatuz Zain, Beirut:Daar El-Fikr, hal. 102].

Keutamaan Bacaan Subhanal Malikil Quddus 

Dijelaskan dalam riwayat yang termuat pada Sunan At-Tirmidzi, bacaan Subhanal Malikil Quddus sendiri diyakini akan menjadi saksi dan berbicara di hari kiamat. 

Dari Musa bin Hizam, Abd bin Humaid dan perawi yang lainnya, dari Muhammad bin Bisyr, dari Hani bin Utsman, dari ibunya, yakni Humaidhah binti Yasir, dari neneknya Yusairah, ia termasuk kedalam orang-orang yang berhijrah, ia menyebutkan Rasulullah SAW pernah bersabda kepada kaum perempuan, 

"Hendaklah kalian membaca tasbih, tahlil, dan taqdis (Subhanal Malikil Quddus), dan hitunglah semua itu dengan jari-jari kalian. Sebab, sesungguhnya ia akan menjadi saksi yang akan ditanya dan akan berbicara pada hari kiamat. Jangnlah kalian lalai untuk berzikir karena jika kalian lalai darinya maka kalian melupakan rahmat Allah." (Shahih Abu Dawud; Misykaatul Mashaabiih, dan Silsilatul Ahaadiitsdh Dha'ifah) 

Nah, itu tadi bacaan wirid Subhanal Malikil Quddus Tarawih yang sebaiknya diamalkan oleh umat Islam. Wirid ini tak hanya berisi doa, namun juga berisi pujian kepada Allah SWT. Untuk itu, jangan lupa diamalkan ya! 

Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari

Load More