Suara.com - Rutinitas Masyarakat terutama umat muslim saat bulan Ramadan adalah menghirup udara segar di luar sembari menunggu bedug adzan Maghrib.
Aktivitas keluar di sore hari ini sering disebut dengan ‘Ngabuburit’. Tradisi inilah yang sangat dinantikan karena hanya dilakukan selama Bulan Ramadhan.
Kegiatan ngabuburit ini bisa diisi dengan beragam aktivitas, misalnya jalan-jalan sore, olahraga hingga berburu takjil.
Nah, berbicara soal takjil, kalian pasti tak asing lagi dengan Es Pisang Ijo. Minuman segar ini seringkali dijual oleh pedagang kaki lima dipinggir jalan sebagai takjil buka puasa.
Tak hanya menyegarkan, minuman ini juga mengenyangkan lantaran terdapat buah pisang didalamnya.
Pernah makan saja rasanya tak cukup jika kalian belum tahu soal asal usulnya. Es Pisang Ijo ini rupanya berasal dari Makassar, Sulawesi Selatan.
Bahan utama untuk membuat es ini adalah pisang. Asia Tenggara merupakan asal tanaman pisang tersebut.
Tak heran, jika Indonesia merupakan salah satu negara produsen pisang dunia. Jawa Barat, Jawa Timur, dan Jawa Tengah merupakan daerah penghasil pisang terbesar di Indonesia.
Konon menurut legenda Masyarakat Makassar, es pisang ijo dibuat oleh juru masak istana yang hampir dihukum mati oleh seorang raja yang terkenal kejam.
Baca Juga: Hukum Puasa Dalam Keadaan Junub: Apakah Puasanya Sah?
Juru masak bernama Ijo tersebut melakukan kesalahan dengan membuat Raja marah karena masakannya tidak enak.
Ijo pun hendak dihukum pancung didepan rakyat, namun ia memutar otak agar selamat. Akhirnya Ijo memasak kudapan lezat dan segar untuk meredakan amarah sang raja.
Saat dihidangkan, sang raja ternyata sangat menyukainya. Akhirnya Ijo selamat dari hukuman mati. Sebagai penghargaan, sang Raja memberikan nama sang juru masak sebagai nama kudapan tersebut yaitu ‘Es Pisang Ijo’.
Bagi Masyarakat Bugis, makanan ini juga memiliki makna yang filosofis. Dilihat dari warna hijau yang menyelimuti pisangnya, melambangkan kedamaian dan keteduhan yang memberikan rasa sejuk, tentram di hati.
Dalam kehidupan sehari-hari, es pisang Ijo ini mencerminkan sikap sopan santun dan tutur kata yang elok.
Tak sulit untuk membuat es pisang ijo ini, bahan utamanya yaitu pisang. Bisa menggunakan, Pisang raja, ambon, ataupun pisang kepok yang sudah matang.
Pisang tersebut dibalut dengan adonan tepung beras bercampur santan dan air daun pandan, sehingga berwarna hijau.
Kemudian diberi tambahan tepung terigu rebus yang kenyal atau bubur sumsum, disiran dengan sirup berwarna merah dan lelehan susu kental. Setumpuk es serut melengkapi penyajian es pisang ijo ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123