Mendapatkan Syafaat Nabi Muhammad SAW. Salah satu keutamaan utama adalah janji syafaat dari Rasulullah SAW pada hari kiamat. Dalam sebuah hadits riwayat Bukhari, Rasulullah SAW bersabda: "Barangsiapa yang ketika mendengar azan mengucapkan doa ini, maka dia akan mendapatkan syafaatku pada hari kiamat."
Syafaat ini adalah pertolongan Nabi kepada umatnya di hari yang penuh kesulitan tersebut.
Mengharapkan Rahmat dan Kebaikan
Doa ini merupakan permohonan kepada Allah SWT agar memberikan kedudukan tinggi kepada Nabi Muhammad SAW, yaitu maqam mahmud (kedudukan terpuji). Dengan mengamalkan doa ini, seorang Muslim turut mendapatkan berkah dan rahmat dari Allah SWT.
Tata Cara Pengamalan
Waktu Membaca: Doa ini dibaca setelah muazin selesai mengumandangkan azan. Menjawab Azan: Sebelum membaca doa, disunnahkan menjawab azan dengan mengulangi kalimat yang diucapkan muazin, kecuali pada kalimat "Hayya 'ala shalah" dan "Hayya 'alal falah", di mana kita menjawab: "La hawla wa la quwwata illa billah" (Tiada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah).
Shalawat: Setelah doa, dianjurkan membaca shalawat kepada Nabi Muhammad SAW, misalnya:
Allahumma sholli 'ala Muhammad wa 'ala ali Muhammad.
Doa setelah azan bukanlah kewajiban, melainkan sunnah muakkad (sangat dianjurkan). Jika seseorang tidak hafal doa ini, cukup berniat untuk bersyukur dan berdoa dengan bahasa yang dipahami sambil berusaha mempelajarinya.
Sikap yang dianjurkan saat mendengar azan adalah diam, mendengarkan dengan penuh perhatian, dan meresponsnya dengan hati yang khusyuk.
Dengan mengamalkan doa setelah azan ini, seorang Muslim tidak hanya menunjukkan ketaatan kepada Allah SWT, tetapi juga cinta dan penghormatan kepada Nabi Muhammad SAW, sekaligus berharap mendapatkan keberkahan dan syafaat di akhirat kelak. Semoga kita termasuk hamba yang istiqamah dalam mengamalkannya.
Berita Terkait
-
Contoh Teks Doa Upacara 17 Agustus di Sekolah, Penuh Harapan untuk Indonesia Maju
-
3 Contoh Teks Doa Malam Tirakatan 17 Agustus 2026, Khidmat dan Penuh Makna
-
Bukan Sekadar Menunggu: Pentingnya Doa dan Usaha Nyata dalam Menjemput Jodoh
-
Teks Doa Malam Tirakatan 17 Agustus Menyentuh, Penuh Harapan di Tengah Tantangan Bangsa
-
Mulai Turun di Sebagian Wilayah, Ini Doa saat Musim Hujan
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Paradoks AI, Ciptakan Pengangguran Massal Hingga Krisis Air di India
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi