Rendy Kjaernett muncul ke publik usai isu perselingkuhannya dengan Syahnaz Sadiqah viral. Rendy tak memungkiri sudah mengkhianati cinta Lady Nayoan.
Saat muncul di YouTube Denny Sumargo, Rendy bahkan membongkar alasannya bisa berselingkuh dengan Syahnaz. Rupanya hal ini bermula dari teman curhat.
"Ya, jadi gimana ya. Lo lagi masa kelam yang tahu cuma lo, ketemu sama orang yang akhirnya nyambung. (Permasalahan) yang ada di kepala gue sudah cukup lamalah, jadi kebayanglah relief-nya kayak apa," ujar Rendy Kjaernett dikutip dari YouTube Denny Sumargo.
Rendy bahkan menyebut hanya bisa menceritakan masalahnya dengan Syahnaz dengan alasan tak mau membuat Lady Nayoan terbebani.
"Lo bayangin gue cuma bisa numpahin (masalah) cuma ni orang doang (Syahnaz). Otomatis lo ada perasaan dong. Iya (nyaman), segala macem," ungkapnya.
“Gua tahu dia (Lady) punya masalah, dia hidupnya sendiri, dia survive sendiri. Jadi buat gua, kalau nambahin masalah buat dia, itu gak adil, apalagi masalah yang gua buat sendiri, kebodohan gua sendiri,” katanya lagi.
Rendy menyebut hadirnya Syahnaz seperti penolong saat pikirannya sedang kalut dengan masalah. Rendy tak menyangkal bahwa tindakannya akan menjadi bumerang untuk kehidupan rumah tangganya.
Kini Rendy bersyukur isu perselingkuhannya terbongkar ke publik sehingga ia bisa berhenti berhubungan dengan Syahnaz. Saat pernyataan ini dibagikan ulang oleh akun @lambegosiip, netizen memberikan beragam tanggapannya.
"Padahal mah curhat ma istri sendiri juga bisa kalau mau, kalo kurang nyaman ma istri buat nyaman lah.. perbaiki komunikasi sama istri, bukan nyari cewe lain buat curhat," komentar netizen.
Baca Juga: Rebranding dan Ekspansi Pasar, PIS Singapore Kini Menjadi PIS Asia Pacific
"Rela ninggalin istri & anak demi rasa nyaman saat curhat," imbuh yang lain. "Woy itu istri orang, masa lo curhat sama istri orang emang lu gak tau malu," sindir netizen.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026