Anak Bambang Pamungka, Jane Abel kembali menceritakan momennya jadi anak yang ditelantarkan. Ia mengaku pernah dijanjikan akan dibelikan sesuatu oleh ayahnya namun tak pernah terwujud.
Mulanya, Abel bercerita dia jarang main bersama teman-teman karena harus mengumpulkan uang setiap kali hendak berpergian ke suatu tempat. Abel hanya diberi uang bulanan untuk biaya hidup dan tak bisa meminta lebih kepada Bambang ketika menginginkan sesuatu.
"Aku nggak bisa minta sama ayah. Uang bulanan aku itu dijatah, jadi sebisa mungkin itu uang harus cukup. Kalau mau main ya harus nabung, itu yang selalu dibilang ke aku," kata Jane Abel, dikutip dari Youtube Feni Rose, Jumat (4/8/2023).
Jane Abel masih teringat ketika dia meminta dibelikan sesuatu kepada ayahnya, sayang hal tersebut tak pernah terjadi.
"Aku pun ketika pengen sesuatu atau mau ke mana harus nabung jauh-jauh hari. Ketika aku punya nomor ayah, aku bilang pengen ini. Katanya 'iya nanti dibeliin kapan-kapan'. Aku tahu kapan kapan itu nggak akan pernah jadi dibeliin," ungkapnya sambil menangis.
Saat itu, Abel pernah meminta uang senilai Rp 150 ribu untuk membeli skincare. Bambang Pamungkas sempat berjanji akan mengirimnya uang.
"Sebenarnya harganya Rp 300 ribuan, tapi aku minta Rp 150 ribu. 'Ya nanti ayah usahakan, ayah kirim ke bude'," ujar Abel menirukan perkataan ayahnya.
Namun, Bambang Pamungkas tetap tak mengirimkan uang tersebut dan lagi-lagi Abel harus menggunakan uang jajannya sendiri.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan