Selebtek.suara.com - Tangerang kini memiliki mobil listrik yang dikendalikan tanpa sopir alias swakemudi. Bersama Mitsubishi Corporation, Sinar Mas Land menggelar uji coba mobil ini di BSD City, Tangerang, Banten
Mobil bermerek Navya, dengan tipe Arma, akan beroperasi di dua tempat yakni Q Big BSD City dan Kawasan BSD Green Office Park. Kehadiran mobil listrik ini menunjukan kalau Sinar Mas Land ingin mengubah BSD City sebagai kota modern dan certas di Indonesia.
"Terima kasih kepada Sinar Mas Land dan Mitsubishi Corporation yang sudah membuat proyek ini untuk menjadi inovasi yang baik untuk kita," kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi yang meresmikan uji coba mobil listrik swakemudi tersebut, seperti dilansir Suara.com.
Di tempat yang sama Chief Digital Tech Ecosystem & Development Sinar Mas Land Irawan Harahap menjelaskan sebagai kota cerdas terintegrasi BSD City memang perlu menekankan pentingnya riset dan pengembangan.
“Keberadaan BSD City sebagai testbed untuk kendaraan listrik tanpa awak juga mewujudnyatakan kesiapan kota mandiri ini untuk futuristic and green mobility,” kata Irawan.
Navya Arma mempunyai battery pack berkapasitas 33 kWh yang bertahan selama 9 jam. Berdimensi 4,7 m x 2,1 m, mobil ini mampu menampung 15 orang, dengan formasi 11 duduk dan 4 berdiri.
Arma dilengkapi beragam sensor mulai dari pemanfaatan GPS (Global Positioning System), sensor LIDAR (Light Radar) dengan kamera resolusi tinggi untuk big data analysis. Mobil ini akan diproses oleh komputer yang memiliki spesifikasi tinggi tertanam di dalam mobil.
Tak hanya itu saja, mobil listrik tanpa awak ini memiliki kemampuan akselerasi, navigasi, hingga mendeteksi kondisi lingkungan di sekitarnya, termasuk menghindari halangan dan melakukan pemberhentian secara otonom.
Masyarakat umum bisa turut mencoba kendaraan listrik otonom ini. Namun sebelumnya harus melakukan pendaftaran dan mengisi survei sebelum dan sesudah menikmati kendaraan, melalui aplikasi OneSmile. (*)
Berita Terkait
-
Proyek Mobil Listrik Nasional di Subang Akan Mulai Produksi di 2028
-
Sasar Segmen Mobil Listrik Murah, Wuling Aira ev Bukukan Pemesanan Ribuan Unit dalam Dua Pekan
-
Kalcer dan Pajak Murah: Nissan Serena C23 Mobil Keluarga Kabin Luas Seharga Motor 150cc
-
Tips Cerdas Meminang Honda Brio Bekas: Hindari Unit Eks Laka dan Eks Taksi Online
-
Simulasi Kredit Syariah Toyota Avanza dan Spesifikasi Agar Finansial Aman, Gaji Minimal Berapa?
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali