Selebtek.suara.com - Vespa World Days (VWD) 2022 akan dilangsungkan pada 9 - 12 Juni 2022 mendatang.
Dikutip dari laman Instagram @vespaworlddays2022, berlokasi di Bali. Event ini bakal diserbu ribuan penggila Vespa dari seluruh dunia. Bakal berlangsung di Peninsula Island The Nusa Dua, Bali.
VWD sempat tertunda hingga 2 tahun pelaksanaan, akibat pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia dan dunia.
Diketahui, VWD merupakan kegiatan pertemuan penggemar motor brand Vespa se-dunia dan kerap diselenggarakan di benua Eropa setiap tahunnya.
Kini, penggemar Vespa Indonesia bisa berbangga lantaran VWD 2022 sudah mengantongi ijin untuk diselenggarakan pada Juni mendatang.
Konon VWD kali ini adalah kegiatan Vespa dunia yang diselenggarakan pertama di luar benua Eropa sejak 1954.
Melalui Vespa Club Indonesia (VCI) yang sudah menjadi anggota Vespa World Club, VWD 2022 akan diselenggarakan di Provinsi Bali.
Kegiatan VWD 2022 adalah gathering atau ajang bertemu antara penggemar Vespa yang sudah teregistrasi. Registrasi yang sudah ditutup, tercatat 8.500 peserta akan hadiri VWD 2022 di Bali bulan depan.
Tetapi melihat animo komunitas yang sangat tinggi, VWD 2022 akan menambah 500 registrasi untuk peserta tambahan, sehingga total nanti akan ada 9.000 peserta pengguna Vespa.
Vespa World Days 2022 yang akan dilangsungkan selama 4 hari, akan menampilkan banyak konten. Mulai dari live musik, museum Vespa, pertunjukan seni, fun game seperti menghias helm dan lain-lain yang berhubungan dengan dunia otomotif.
Berikut daftar negara, tempat diadakannya Vespa World Day dari tahun ke tahun:
Dimulai pada 1954: Paris (France), 1955: San Remo (Italy), 1956: Monaco (West Germany), 1957: Barcelona (Spain), 1958: Brussels (Belgium), 1959: Paris (France), 1960: Rome (Italy), 1961: Salzburg (Austria), 1962: Madrid (Spain), 1963: Cortina d'Ampezzo (Italy), 1966: Florence (Italy), 1967: Mainz (West Germany).
Dilanjutkan pada 1969: Viareggio (Italy), 1970: Lucerne (Switzerland), 1981: San Vincenzo (Italy), 1982: Reggio Calabria (Italy), 1983: Saarbrücken (West Germany), 1984: Verona (Italy), 1985: Frankfurt (West Germany), 1986: Barcelona (Spain), 1987: Krems (Austria), 1988: Aix-les-Bains (France), 1989: Kaiserslautern (West Germany).
Di tahun 1990: Kreuzlingen (Switzerland), 1991: Republic of San Marino, 1992: Pforzheim (West Germany), 1993: Abano Terme (Italy), 1994: Girona (Spain), 1995: Aix-en-Provence (France), 1996: San Remo (Italy), 1997: Thessaloniki (Greece), 1998: Groningen (Netherlands), 1999: Girona (Spain), 2000: Hamburg (West Germany), 2001: Nevers-Fourchambault (France), 2002: Viterbo (Italy), 2003: Vienna (Austria), 2004: Lisbon (Portugal), 2005: Wörthersee (Austria), 2006: Turin (Italy), 2007: San Marino (Italy), 2008: Cefalu: (Sicily).
Kemudian pada 2009: Zell am See (Austria), 2010: Fatima (Portugal), 2011: Gjovik (Norway), 2012: London (United Kingdom), 2013: Hasselt (Belgium), 2014: Mantova (Italy), 2015: Biograd na Moru (Croatia), 2016: St Tropez (France), 2017: Celle (Germany), 2018: Belfast (United Kingdom, 2019: Zanka (Hungaria), 2020/22: Bali (Indonesia). (*)
Berita Terkait
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Dua Siswa Sekolah Rakyat Jadi Delegasi Indonesia di 9th ASEAN Children's Forum
-
Indonesia-Portugal Perkuat Kerja Sama, Menteri P2MI Siapkan Penempatan Pekerja Migran Berkualitas
-
Timnas Indonesia Dipermalukan Vietnam, John Herdman Akui Kalah Taktik, Rizky Ridho Minta Maaf
-
Cek Fakta: Benarkah PSG Ingin Rekrut Bek Timnas Indonesia Jay Idzes?
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan